- Film horor Ain garapan MVP Pictures berhasil menembus pasar luar negeri, termasuk Rusia, Kamboja, dan Malaysia, bahkan sebelum promosi resmi dirilis.
- Mengangkat fenomena penyakit 'ain (pandangan mata penuh dengki) yang dikemas dalam genre body horror melalui kisah persahabatan antara tokoh Joy dan Dini.
- Aktris Fergie Brittany bertransformasi total menggunakan riasan prostetik seluruh tubuh yang menantang demi menggambarkan dampak mengerikan dari teror ain.
Suara.com - Kabar membanggakan datang dari industri perfilman tanah air. Film garapan MVP Pictures yang bertajuk Ain, bukan hanya tayang di Indonesia, tapi juga tembus pasar Rusia.
Produser Raam Punjabi mengungkapkan rasa bangganya karena film ini mendapat sambutan luar biasa di pasar luar negeri.
Beberapa negara bahkan berani meminta hak tayang meski belum melihat materi promosi secara utuh.
"Film ini, mereka (Malaysia) minta ditayangkan itu tanpa baca sinopsis, tanpa lihat poster, tanpa lihat trailer. Begitu juga di Kamboja. Semangat saya tambah waktu Rusia minta film ini ditayangkan lebih dulu," ujar Raam Raam Punjabi ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Rabu, 8 April 2026.
Terkait cerita, sutradara Archie Hekagery menjelaskan landasan cerita film ini mengambil referensi dari hadis.
Fenomena 'ain sebenarnya sudah sangat akrab dan dikenal luas dalam kehidupan masyarakat Muslim.
"Semua orang yang mungkin semua orang muslim, I don't know mungkin tahu gitu ya," kata Archie Hekagery memberikan penjelasan.
Meski kental dengan unsur religi, Archie menegaskan, fokus utama ceritanya tetap pada hubungan antar manusia.
Ia mengemas teror ini melalui jalinan emosi antara dua karakter utamanya.
"Filmnya lebih ke persahabatan antara dua karakter ini, antara Joy dan Yi," tambah pria yang juga dikenal sebagai penulis skenario tersebut.
Sebagai gambaran, film Ain mengisahkan Joy (Fergie Brittany), influencer glamor yang mendadak mengalami transformasi tubuh mengerikan.
Kondisi fisiknya berubah drastis secara tidak wajar hingga membuat dunia medis merasa kebingungan.
Sahabat Joy yang bernama Dini (Putri Ayudya) menyadari bahwa hal tersebut bukan penyakit medis biasa.
Ia meyakini bahwa Joy sedang terkena dampak buruk dari penyakit 'ain yang dipicu oleh rasa dengki.
Aktris Fergie Brittany didapuk menjadi pemeran utama dalam film mencekam ini. Perempuan berusia 30 tahun tersebut mengaku langsung jatuh cinta saat mengetahui konsep body horror yang ditawarkan.
"Aku langsung, 'Oke, let's go! Ayo!'. Nggak pakai babibu, aku langsung, 'Oke, ayo, let's go!'," seru Fergie menceritakan antusiasmenya.
Tantangan berat harus dihadapi Fergie karena ia harus mengenakan riasan prostetik penuh dari ujung kepala hingga kaki. Proses ini membuatnya kesulitan bernapas dan melakukan aktivitas sederhana selama di lokasi syuting.
"Aku setiap hari itu aku sampai hari-hari kalau mau napas cuma bisa lewat hidung dikit. Cuma minum pakai sedotan doang, tapi seru banget sih," tuturnya lagi.
Penyakit ain dalam film ini digambarkan sebagai evil eye yang dipercaya bisa membawa malapetaka bagi korbannya. Raam Punjabi berharap film ini bisa menjadi sarana edukasi bagi penonton di berbagai negara.
"Itu yang membuat saya lebih yakin bahwa film ini, di samping bisa jadi hiburan untuk masyarakat, bisa jadi bahan edukatif," tegas Raam.
Bagi penonton di tanah air, harap bersabar karena film Ain baru akan tayang di bioskop Indonesia pada 7 Mei 2026. Film ini menjanjikan visual horor yang intens sekaligus pesan moral yang mendalam.