Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar

Sumarni, Tiara Rosana

Senin, 13 April 2026 | 06:30 WIB
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
ilustrasi bajaj (freepik/tawatchai07)
baca 10 detik
  • Oknum preman melakukan pemalakan sebesar Rp100 ribu per hari kepada sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
  • Aksi pungli yang terungkap pada 11 April 2026 tersebut disertai ancaman kekerasan fisik dan perusakan kendaraan bagi sopir.
  • Korban merasa tertekan dan tidak berani melawan karena khawatir kehilangan mata pencaharian di wilayah operasi ekonomi tersebut.

Suara.com - Praktik pungutan liar (pungli) terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kian meresahkan. 

Para sopir mengaku dipalak oleh oknum preman sebesar Rp100 ribu per hari. Jika menolak membayar, mereka diancam akan diteriaki maling hingga mendapatkan kekerasan fisik.

Informasi ini mencuat lewat unggahan akun Instagram @fakta.indo pada Sabtu, 11 April 2026. Dalam video tersebut, seorang sopir bajaj menceritakan beban setoran ilegal yang harus ditanggungnya setiap hari kepada seorang penumpang.

"Sehari seratus ribu sih, seratus. Itu totalnya," ungkap sang sopir saat ditanya mengenai rincian uang yang harus dikeluarkan untuk para preman.

Sopir tersebut juga menunjukkan bagian kendaraannya yang rusak akibat ulah oknum tersebut. Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena nyawanya dan kondisi bajaj yang menjadi taruhan. 

Ancaman yang diterima bukan sekadar gertakan, melainkan tindakan anarkis yang langsung menyasar fisik dan kendaraan.

"Kalau enggak dikasih bisa diteriakin maling, tuh lihat ada yang pecah... ditonjok, ini ditonjok," ujarnya sambil memperlihatkan kaca bajaj yang retak dan bagian bodi yang rusak.

Aksi pemalakan ini dilakukan dengan modus "uang setoran" di titik-titik tertentu saat sopir sedang menunggu penumpang. Penumpang yang merekam kejadian tersebut sempat merasa heran karena pemalakan terjadi berulang kali dalam waktu singkat.

"Tadi bukannya udah dikasih?" tanya si penumpang di dalam video.

baca juga

"Tahu, udah dikasih. Eh dateng lagi," sahut sang sopir pasrah.

Meski merasa sangat dirugikan, para sopir bajaj mengaku enggan melawan secara terbuka. Hal ini dikarenakan kawasan Tanah Abang merupakan lokasi utama mereka mencari nafkah sehari-hari.

"Bukannya saya enggak berani ngelawan, saya nyari makannya di situ bang," imbuhnya.

Hingga saat ini, kawasan Tanah Abang memang dikenal sebagai area dengan aktivitas ekonomi tinggi namun masih dibayangi oleh masalah premanisme dan pungli. 

Para pengguna jalan dan pekerja transportasi umum berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas untuk memberantas aksi pemerasan yang terjadi secara terang-terangan di ruang publik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh! Perselingkuhan Antar Ipar Digerebek, Video Emosi Keluarga Viral

Heboh! Perselingkuhan Antar Ipar Digerebek, Video Emosi Keluarga Viral

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB

Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang

Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 10:12 WIB

Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis

Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 18:10 WIB

Pamer Saldo Nyaris Rp1 M Diduga Editan AI, Cewek Ini Diburu Ditjen Pajak

Pamer Saldo Nyaris Rp1 M Diduga Editan AI, Cewek Ini Diburu Ditjen Pajak

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 17:10 WIB

Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf

Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 16:19 WIB

Viral Video Aksi Pemalakan di Tanah Abang, Oknum Hancurkan Dagangan Bakso Gegara Uang Rp100 Ribu

Viral Video Aksi Pemalakan di Tanah Abang, Oknum Hancurkan Dagangan Bakso Gegara Uang Rp100 Ribu

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:45 WIB

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×