Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya

Ferry Noviandi

Sabtu, 18 April 2026 | 11:45 WIB
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
Viral cerita dokter temui pasien laki-laki 18 tahun ngaku menstruasi, padahal faktanya memilukan. (Instagram/dokterrahmadsetia)

Suara.com - Unggahan seorang dokter menjadi viral setelah membagikan kisah nyata seorang laki-laki yang mengaku mengalami menstruasi.

Dokter Rahmad Setia melalui akun Instagram-nya, @RahmadsetiaMmrs, dalam postingan yang diunggah pada 15 April 2026 tersebut, sang dokter menceritakan pengalaman tak terduga yang dialami.

Saat jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dia mendapatkan pasien laki-laki yang mengaku sedang mengalami menstruasi.

Kisah ini bermula saat kondisi IGD sedang sangat sibuk atau chaos karena menangani banyak pasien keracunan.

Di tengah kepanikan dan kesibukan tenaga medis, tiba-tiba masuk seorang laki-laki 18 tahun dengan gelagat yang sangat dramatis.

Sambil berlari dan berteriak ketakutan, lelaki tersebut meminta pertolongan karena merasa kehilangan banyak darah.

"Dok saya menstruasi," ujar lelaki tersebut kepada tim medis yang bertugas.

Sontak pernyataan ini memicu kebingungan sekaligus keterkejutan.

baca juga

Pasien itu kembali berteriak, "Dok tolong dok! Saya mentruasi! Darahnya banyak banget!"

Dokter yang menangani sempat tertegun melihat kondisi fisik pasien yang jelas-jelas adalah seorang laki-laki dengan jakun yang terlihat nyata.

Diagnosis Medis yang Mengejutkan

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pasien laki-laki yang digambarkan memiliki paras "lumayan ganteng" tersebut, tim medis menyadari ini bukanlah kasus kelainan hormon atau fenomena biologis langka.

Fakta medis yang ditemukan justru jauh lebih serius dan memprihatinkan.

Pendarahan hebat yang disangka menstruasi oleh pasien tersebut ternyata bersumber dari ambeien atau wasir yang pecah.

Berdasarkan penelusuran riwayat kesehatan, terungkap bahwa pasien telah aktif melakukan perilaku seksual berisiko selama dua tahun terakhir.

Pasien mengaku telah "hubungan lewat bubur" (istilah plesetan yang digunakan dokter untuk hubungan anal) secara aktif.

Meski sebelumnya sudah muncul benjolan, aktivitas tersebut tetap dipaksakan hingga akhirnya memicu pendarahan masif.

Kondisi pasien sangat kritis saat tiba di rumah sakit.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar Hemoglobin (HB) pasien berada di angka 5 koma sekian, sebuah angka yang sangat rendah dan mengancam nyawa.

Pasien tersebut harus segera mendapatkan transfusi darah dan menjalani operasi darurat karena kondisi ambeiennya bukan lagi sekadar kasus biasa, melainkan sudah dalam tahap yang sangat berbahaya.

Edukasi dan Batasan Tubuh

Hal yang lebih mengejutkan tim medis adalah pandangan pasien terhadap perilakunya sendiri.

Saat persiapan operasi, pasien sempat melontarkan pertanyaan yang menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap kesehatan reproduksi.

"Kok bisa kaya gini ya dok? Kan itu (HB lewat dhubur) wajar," cerita dokter itu menirukan sang pasien saat itu.

Pertanyaan ini dijawab oleh dokter dengan keprihatinan mendalam mengenai bagaimana nilai-nilai kesehatan kini mulai bergeser di kalangan remaja

Melalui unggahan tersebut, Dokter Rahmad Setia memberikan peringatan keras kepada masyarakat, terutama orangtua, untuk memberikan pendampingan dan edukasi seks yang benar kepada anak-anak usia remaja, agar tidak salah dalam memilih panutan.

Dia menekankan perilaku yang dianggap sebagai tren atau "wajar" oleh sebagian kelompok bisa menjadi awal dari masalah kesehatan yang fatal.

Dokter tersebut menegaskan dalam pesan penutupnya.

"Ini bukan untuk menakut-nakuti. Ini kisah nyata yang kami temui di IGD. Kadang yang dianggap "wajar" justru jadi awal dari masalah serius," kata Dokter Rahmad di caption.

"Tubuh punya batas. Dan tidak semua bisa diperbaiki kalau sudah terlambat. Edukasi itu penting. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi."

Pesan ini menjadi pengingat bagi siapa saja agar lebih bijak dalam menjaga kesehatan diri karena kesehatan bukan untuk dicoba-coba.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ziarah Berujung Tangis, Bule Ini Kehilangan Rp6 Juta Diduga Digondol Sopir Pribadi

Ziarah Berujung Tangis, Bule Ini Kehilangan Rp6 Juta Diduga Digondol Sopir Pribadi

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 07:05 WIB

Diserempet dan Digertak Warga Lokal di Bandung, Ricky Five Minutes Beri Jawaban Menohok

Diserempet dan Digertak Warga Lokal di Bandung, Ricky Five Minutes Beri Jawaban Menohok

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:40 WIB

Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara

Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:20 WIB

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:00 WIB

3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani

3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 20:20 WIB

WNA di Bali Bikin Onar, Ancam Patahkan Kaki Warga setelah Menuduh Maling

WNA di Bali Bikin Onar, Ancam Patahkan Kaki Warga setelah Menuduh Maling

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 15:08 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×