Suara.com - Dunia maya kembali dihebohkan dengan sebuah unggahan yang menyayat hati mengenai keretakan rumah tangga akibat orang ketiga.
Sebuah video diunggah akun Instagram info_netizen62 memperlihatkan momen emosional seorang istri yang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Kejadian memilukan ini berawal dari hal yang tampak biasa, yakni saat sang suami hendak membeli ponsel baru.
Namun, kunjungan ke toko ponsel tersebut justru menjadi awal malapetaka bagi keutuhan rumah tangga mereka.
Sang suami diduga kuat kepincut dengan seorang Sales Promotion Girl (SPG) di tempat tersebut.
Bukannya pulang ke rumah menemui anak dan istrinya, sang suami justru memilih untuk tidak pulang selama berminggu-minggu demi menghabiskan waktu bersama perempuan tersebut.
Ketidakhadiran sosok ayah dan suami dalam waktu yang lama ini tentu meninggalkan luka yang mendalam bagi sang istri sah.
Dalam puncak keputusasaannya, sang istri mencoba membujuk suaminya di hadapan pihak keluarga.
Sambil menangis histeris, dia memohon agar suaminya bersedia meninggalkan SPG tersebut dan kembali ke pelukan keluarga demi masa depan anak-anak mereka yang masih kecil.
Pihak orang tua pun tampak berusaha menenangkan anak perempuan mereka yang sedang hancur hatinya tersebut.
Sebuah rekaman memperlihatkan betapa hancurnya perasaan sang istri saat dia berteriak mengungkapkan rasa sakitnya kepada sang suami atau pihak keluarga yang ada di sana.
"Aku loro ati pak, aku loro ati, sepurane (maaf) aku selama iki kurang gimana. Aduh." ucapnya dengan nada penuh kepedihan.
Kalimat tersebut menggambarkan betapa dia merasa sudah memberikan yang terbaik namun tetap dikhianati.
Ironisnya, di tengah penderitaan sang istri, sang suami justru diketahui sering memberikan dukungan finansial kepada selingkuhannya.
Berdasarkan bukti yang diunggah, suami tersebut kerap memberikan uang hingga membelikan berbagai keperluan untuk sang SPG.
Hal ini menambah luka bagi sang istri, mengingat egonya harus direndahkan sedalam mungkin demi mempertahankan rumah tangga untuk anak-anaknya.
Unggahan ini pun memicu beragam reaksi keras dari netizen di kota-kota besar Indonesia.
Banyak yang merasa geram dan meminta perempuan tersebut untuk tidak terus merendahkan harga dirinya di hadapan suami yang sudah tidak setia.
"Suami yang bersalah, istri yang mohon-mohon, Mba, jangan rendahin diri sendiri, suami mu cuek, mertua juga cuek, mempertahankan apa kamu?" komentar netizen.
Ada pula yang mengutip pesan bijak untuk menguatkan sang istri agar berani melangkah pergi.
"Tidak ada ruku dalam sholat jenazah maka jangan membungkuk kepada orang yang ingin meninggalkanmu-J.Rumi-. Pergi mbak pergiii bahagiakan diirmu gpp skrg nangis wajar..sehat sehat mbk yaa smog lekas pulih aamiin ya allah," komentar netizen lain.
Namun, di sisi lain, tidak sedikit pula yang memahami betapa sulitnya posisi sang istri jika sudah menyangkut urusan anak dan status pernikahan.
Beberapa netizen mengakui bahwa meninggalkan sebuah pernikahan tidak semudah yang dibayangkan saat masih melajang.
Seorang netizen berbagi sudut pandangnya, "Dulu sebelum nikah aku juga pernah bilang 'tinggalin aja lakinya' ternyata sehabis nikah gak semudah itu 'ninggalin'. semoga kakaknya kuat selalu yaa krn masih ada anak yg butuh kak."
Perdebatan ini mencerminkan realita pahit bahwa dalam kasus perselingkuhan, seringkali istri sah berada dalam posisi dilematis antara harga diri dan kasih sayang kepada anak-anaknya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah