- Dayinta Melira kesulitan berperan sebagai jasad karena harus menahan tangis dan tidak boleh berkedip saat adegan emosional.
- Badut Gendong menggabungkan unsur horor kematian tragis dengan isu sosial sengketa lahan desa.
- Film yang dibintangi Marthino Lio dan Clara Bernadeth ini akan rilis di bioskop pada 27 Mei 2026.
Suara.com - Industri perfilman Tanah Air siap diramaikan dengan kehadiran film horor terbaru berjudul Badut Gendong.
Film ini menceritakan kisah pilu Darso (Marthino Lio) pengamen badut yang menghadapi kenyataan pahit. Sang istri (Dayinta Melira) dibunuh secara mengenaskan di tangan orang tak dikenal.
Dayinta Melira kemudian bercerita soal tantangan yang dihadapi saat syuting. Sedikit memberikan bocoran, baginya ada satu scene yang dirasakan cukup berat.
"Ada di teaser di mana aku lagi tiduran terus Darso melihat tubuhku. Di situ aku nggak boleh kedip," ujar Dayinta Melira saat datang ke kantor Suara.com, Pal Merah, Jakarta Barat pada Rabu, 22 April 2026.
Dayinta mengaku kesulitan karena harus tetap diam mematung saat Marthino Lio menunjukkan kesedihan mendalam.
"Jadi itu kayak untuk menahan tidak menangis itu buat aku sulit sih," tutur perempuan yang memerankan karakter istri malang tersebut.
Proses syuting ini pun tidak berjalan instan karena tim produksi harus mengulang adegan tersebut berkali-kali demi hasil maksimal.
Selain unsur mistis dari jasad yang dibawa-bawa, film ini juga mengangkat isu sosial mengenai sengketa lahan warga desa.
Clara Bernadeth turut bergabung memerankan sosok Arini, pengacara yang menjadi utusan perusahaan untuk mengambil lahan tanah di desa Darso.
Arini dikisahkan memiliki empati tinggi sejak kecil karena pengaruh didikan ayahnya yang selalu menjunjung nilai kemanusiaan.
![Clara Bernadeth dan Dayinta Melira, pemain film Badut Gendong saat datang ke kantor Suara.com, Pal Merah, Jakarta Barat pada Rabu, 22 April 2026. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/22/82666-clara-bernadeth-dan-dayinta-melira.jpg)
"Jadi ini satu panggilan dia menjadi lawyer untuk menegakkan keadilan sebenarnya di dunia yang tidak bisa selalu putih," jelas Clara Bernadeth.
Ia terjepit di antara tugas profesional membela perusahaan atau mengikuti hati nuraninya untuk menolong para penduduk desa.
"Jadi dilema-dilema itu yang akan banyak dihadapi sama karakter Arini ini dari awal sampai akhir film nanti," ucap sang aktris.
Penasaran seperti apa benang merah antara Arini dan kisah tragis pasangan Darso juga Darsi? Saksikan selengkapnya film Badut Gendong di bioskop mulai 27 Mei 2026.