- Iko Uwais dan sutradara Sidharta Tata merilis film aksi Ikatan Darah yang dijadwalkan tayang mulai 30 April 2026.
- Proses syuting film dilakukan di perkampungan padat guna merepresentasikan realitas sosial Indonesia melalui adegan laga yang brutal.
- Para pemeran mengalami tantangan fisik berat demi menampilkan koreografi pencak silat berkualitas tinggi tanpa menggunakan pemeran pengganti.
Meski babak belur dan kepanasan, aktor 35 tahun ini mengaku bangga bisa terlibat.
"Ini me-challenge gue untuk keluar dari limit gue sendiri. Semu buat keluarga, makanya gue selalu bilang perspektif gue Bilal itu greenflag," tambahnya sambil berkelakar merespons karakter tragis yang dia perankan.
Di sisi lain, aktris pendatang baru Livi Ciananta yang didapuk sebagai pemeran utama bernama Mega, sukses mencuri perhatian.
Dia rela membentuk massa ototnya demi peran mantan atlet pencak silat dan menolak menggunakan stuntman untuk sebagian besar adegan pertarungannya.
"Kebetulan untuk seluruh adegan fighting-nya aku kerjakan sendiri. Dan memang untuk ada beberapa adegan yang menurut Mas Tata dan beberapa pertimbangan juga lumayan riskan itu menggunakan peran pengganti. Cuma kalau dibilang skalanya, banyakan aku yang gerakkan sendiri," tegas Livi.
Dia menambahkan bahwa persiapan intensif selama tiga bulan bersama Uwais Team membuatnya tidak merasakan
kelelahan berarti saat syuting berlangsung.
Tidak hanya mengandalkan adegan fisik, koreografi laga dalam Ikatan Darah didesain untuk menyampaikan narasi. Ismi Melinda yang berperan sebagai Dini menegaskan bahwa setiap pukulan memiliki makna.
"Setiap pukulan bukan hanya pukulan fisik aja tapi kita juga berantem secara emosional. Kita melihat bahwa menggerakkan suatu koreo itu ternyata bisa memotret kata-kata atau dialog, dan itulah dialog kami yang kita tuangkan lewat film Ikatan Darah di koreo fighting," tutur Ismi.
Antusiasme penonton usai penayangan perdana membuat tim produksi memberi sinyal positif soal kelanjutan film ini, apalagi mengingat adanya foto Iko Uwais di akhir adegan yang memicu rasa penasaran.
"Jika kalian akan memberitakan film ini sebagai kabar baik dan semua orang akan datang menonton, maka plan ke depannya kita akan membuat sesuatu yang bakal lebih keren dari Ikatan Darah dua," tutup Sidharta Tata memberi kode keras.
Adapun Ikatan Darah merupakan film aksi laga drama yang diproduseri oleh Iko Uwais dan Ryan Santoso (Uwais Pictures) serta disutradarai oleh Sidharta Tata, yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 30 April 2026.
Film ini mengisahkan kehidupan Mega (Livi Ciananta), seorang mantan atlet pencak silat yang terpaksa kembali ke arena pertarungan berdarah demi menyelamatkan kakaknya, Bilal (Derby Romero).
Bilal diburu oleh komplotan gangster kejam pimpinan Primbon (Teuku Rifnu Wikana) lantaran terjerat masalah utang yang pelik serta kasus pembunuhan.
Selain menampilkan aksi bela diri pencak silat dengan standar internasional, film yang turut dibintangi oleh Ismi Melinda, Dimas Anggara, Abdurrahman Arif, dan Agra Piliang ini juga kental dengan isu sosial yang relevan di masyarakat, yakni bahaya laten judi online dan pinjaman online yang menghancurkan tatanan sebuah keluarga.