- Rachel Vennya mencari kontrakan baru di Jakarta Selatan pada 27 April 2026 karena rumahnya akan dijual Niko Al Hakim.
- Konflik bermula dari sengketa kepemilikan aset rumah, utang, hingga tuduhan penggadaian BPKB mobil Alphard pasca perceraian mereka.
- Perselisihan harta gono-gini dan nafkah anak antara keduanya kini telah masuk ke tahap pelaporan hukum oleh pihak Rachel.
Suara.com - Perselisihan harta gono-gini antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, memasuki babak baru.
Selebgram 30 tahun tersebut mengumumkan tengah mencari rumah kontrakan di kawasan Jakarta Selatan secara mendadak pada Senin, 27 April 2026.
Langkah ini diambil Rachel menyusul rencana Okin menjual rumah di kawasan Cipete yang selama ini ditempati oleh adik-adik Rachel.
Melalui fitur broadcast channel di Instagram, Rachel mengungkapkan kekesalannya karena tenggat waktu pindah yang diberikan sangat sempit.
"Alooo, aku lagi nyari kontrakan di daerah Jaksel nih karena adik-adikku dikasih waktu pindahan sangat singkat," tulis Rachel Vennya sembari menyertakan emoji jari tengah dalam pesan tersebut.
Rachel merinci kriteria hunian yang dibutuhkannya, yakni rumah kontrakan dengan minimal tiga kamar tidur. Dia meminta pengikutnya mengirimkan rekomendasi melalui email asistennya.
Urgensi pencarian rumah ini mempertegas retaknya hubungan co-parenting mereka yang sebelumnya terlihat harmonis.
Akar Konflik: Sengketa Rumah Cipete hingga BPKB Alphard
Ketegangan ini bermula pada awal April 2026 saat Rachel menuding Okin menjual rumah yang awalnya disepakati sebagai jaminan masa depan anak sulung mereka, Xabiru. Rachel merasa memiliki hak atas aset tersebut karena turut berkontribusi secara finansial saat pembelian.
Namun, Okin membantah tudingan tersebut dengan mengunggah dokumen pembagian harta tahun 2021. Musisi tersebut menegaskan bahwa secara hukum, rumah Cipete adalah miliknya.
Dia berdalih rencana penjualan aset merupakan hak pribadinya karena kesepakatan lisan terkait pertukaran aset tanah di Bali dengan Rachel dianggap batal.
Rachel Vennya langsung membalas klaim tersebut dengan membongkar persoalan aset lain yang selama ini tertutup rapat. Dia merasa dirugikan dalam pembagian harta pasca-perceraian enam tahun silam.
"Gono-gini enggak dapat aset apa-apa, dikasih Alphard ternyata BPKB digadaiin, dikasih tanah Bali tapi itu green zone. Aku ikhlas enggak dapat apa-apa cerai dari kamu. Aku enggak perlu itu rumah, ambil Niko. Tapi balikin utang kamu, bisa?" tegas Rachel dalam kolom komentar yang kini telah dihapus.
Saling Tuding Nafkah dan Utang
Selain masalah properti, Rachel juga menyinggung ketidakkonsistenan Okin dalam memberikan nafkah anak sesuai perjanjian.