- MD Pictures akan merilis film Children of Heaven adaptasi karya Majid Majidi pada 27 Mei 2026 mendatang.
- Sutradara Hanung Bramantyo mengarahkan Jared Ali dan Humaira Zahra dalam film berlatar belakang tahun 1980-an tersebut.
- Kehadiran para komika bertujuan memberikan nuansa komunikatif agar penonton tidak merasa depresi saat menyaksikan drama kemiskinan.
"Aura kepala sekolah tahun segitu memang 11-12 dengan kepala sipir, galak enggak santai. Saya me-recall masa kecil saya untuk peran ini," ucap Acho.
Sisi emosional juga datang dari Erik Estrada. Aktor asal Solo ini bahkan sempat berkaca-kaca saat menceritakan perjuangannya mendapatkan peran di bawah bendera MD Pictures.
"14 tahun saya nunggu Pak Manoj untuk me-notice saya. Ini mimpi menjadi nyata buat anak daerah seperti saya bisa syuting di PH besar," tutur Erik emosional.
Setting 1980-an dan Pesan Pengorbanan
Film ini mengambil latar waktu akhir tahun 1980-an. Keputusan ini diambil untuk menjaga logika cerita tentang sepasang sepatu yang hilang.
Di era modern, konflik sepatu hilang mungkin bisa diselesaikan dengan mudah melalui donasi media sosial, namun di tahun 80-an, hal tersebut adalah masalah besar bagi keluarga kurang mampu.
Andri Mashadi, yang berperan sebagai ayah, menyebut film ini memberikan perspektif baru baginya yang dulu hanya menonton sebagai penonton biasa di televisi.
"Dulu saya cuma merasa anak-anak ini sedih sekali. Pas sekarang main jadi bapaknya, saya baru merasakan pengorbanan itu. Seusah-susahnya orang tua, dia masih mau bela-belain untuk anaknya," kata Andri.
Pemilihan tanggal rilis 27 Mei 2026 juga bukan tanpa alasan. Tanggal tersebut berdekatan dengan momen Idul Adha.
Manoj Punjabi menilai tema pengorbanan dalam film ini sangat selaras dengan nilai-nilai hari raya tersebut.
"Film ini tentang pengorbanan bapak ke anak, kakak ke adik. Idul Adha mengenai pengorbanan, jadi ini momen liburan yang tepat untuk keluarga," ujarnya.
Soundtrack yang Dinyanyikan Restu Van Houten
Untuk memperkuat sisi emosional, MD Pictures menggandeng Restu van Houten sebagai pengisi original soundtrack berjudul "Mimpi Menjadi Nyata".
Lagu ini diciptakan Tisa TS yang di dalamnya terdapat pesan tentang perjuangan yang tidak melulu soal hasil.
"Lagu ini menggambarkan mimpi dan usaha seseorang yang punya harapan besar. Namun, fokusnya bukan hanya pada hasil, melainkan bagaimana dia menghargai dan selalu bersyukur di setiap langkah kecil serta usaha yang dijalani," imbuh Tisa TS mengenai makna lirik yang ditulisnya.