- Seorang suami menggerebek istrinya yang sedang berselingkuh dengan pria lain sambil membawa anak mereka.
- Sang suami menuai pujian karena tetap bersikap tenang dan menghindari kekerasan fisik meskipun berada dalam situasi yang sangat menyakitkan.
- Netizen menyoroti dampak psikologis yang mendalam bagi sang anak yang menangis histeris hingga menendang lemari karena kecewa melihat ibunya.
Suara.com - Sebuah video penggerebekan istri selingkuh oleh suami yang dibagikan akun Instagram @omsottamks mendadak viral dan memancing kemarahan netizen.
Bukan sekadar penggerebekan biasa, peristiwa ini menjadi sangat dramatis lantaran sang suami turut membawa buah hati mereka saat memergoki sang istri lagi berduaan dengan pria lain.
Kejadian yang terekam dalam video tersebut memperlihatkan betapa hancurnya sebuah fondasi rumah tangga dalam satu malam.
Namun, yang paling mencuri perhatian publik bukanlah kemarahan meledak-ledak dari sang suami, melainkan ketenangannya yang luar biasa meski dikhianati.
Dalam rekaman amatir yang beredar luas tersebut, suasana tampak tegang namun tidak berujung pada kontak fisik yang kasar.
Di dalam sebuah ruangan, terlihat seorang wanita yang diduga adalah sang istri hanya bisa terdiam membisu. Ia bersandar di tembok dengan tatapan kosong, mengenakan pakaian tidur, seperti tak mampu lagi memberikan pembelaan apa pun.
Lihat postingan ini di Instagram
Kehadiran suami dan anaknya yang tiba-tiba membuat wanita tersebut pasrah. Tak ada teriakan histeris atau upaya melarikan diri.
Di sisi lain, sang suami menunjukkan sikap yang sangat dewasa namun penuh luka. Alih-alih mengamuk atau melayangkan pukulan kepada pria selingkuhan istrinya, ia justru meminta pria tersebut untuk tetap tenang dan tidak melarikan diri.
"A di sini aja A, nggak akan ada keributan, dikasih penjelasan saja," ujar sang suami dengan nada bicara yang pelan namun sarat akan kekecewaan mendalam, dikutip Sabtu, 9 Mei 2026.
Puncak dari kengerian emosional dalam video ini adalah ketika kamera menyorot sang anak.
Melihat ibunya bersama pria asing, tangis sang anak pecah. Suara isakannya memenuhi ruangan. Dalam sebuah momen luapan emosi, anak kecil tersebut terlihat menendang lemari di dalam kamar.
Sang suami yang melihat kondisi anaknya semakin hancur hanya bisa berucap lirih menahan sesak di dada. "Ya Allah ya Robbi," ucapnya pelan.
Menggunakan bahasa Sunda yang kental dengan emosi, sang suami kemudian memberikan teguran keras namun menyentuh kepada istrinya. Ia mengingatkan bahwa wanita itu bukan hanya seorang istri, tapi juga seorang ibu yang memiliki tanggung jawab moral.
"Kamu itu kan punya suami, punya anak. Lihat ini anakmu sampai menangis," katanya dengan suara bergetar.