- Jerome Polin menuai kecaman warganet di platform Threads setelah mengunggah konten berisi sindiran terhadap kinerja para guru.
- Unggahan tersebut dianggap tidak sensitif karena mengabaikan realita berat tenaga pendidik, khususnya yang bertugas di daerah terpencil.
- Meskipun unggahan telah dihapus, polemik ini memicu kritik keras dari publik terkait perilaku berulang sang kreator konten.
Respons warganet lain bahkan lebih keras menyoroti citra dirinya. @elriri9 menulis, "Seperti Saset, dan influencer pseudo intelektual di medsos yang kemudian tumbang karena keangkuhan sendiri, Jerome pun akan demikian. Semakin hari, semakin angkuh. Pride comes before the fall."
Sementara @ailley03 menambahkan, "Padahal udah kena karma beberapa kali tahun ini tapi dianya enggak tobat-tobat."
Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Jerome Polin setelah unggahan tersebut dihapus. Polemik ini menjadi pengingat bagi figur publik bahwa konten di media sosial memiliki dampak sosial yang luas, terutama ketika menyentuh profesi yang sarat dengan pengabdian.