- Mak Yati, seorang nenek berusia 75 tahun, mengasuh anak difabel bernama Anisa yang dibuang orang tuanya sejak bayi.
- Keduanya bertahan hidup dengan berjualan asongan di jalanan setiap hari meski penghasilan Mak Yati sangatlah terbatas.
- Kisah haru mereka viral di media sosial, namun lokasi keberadaan keduanya hingga kini masih belum diketahui secara pasti.
Wajah polos Anisa yang bersandar di bahunya menjadi satu-satunya bahan bakar semangat bagi Mak Yati.
Meski langkah kakinya tertatih dan sering kali dagangannya ditolak oleh calon pembeli, ia tetap melangkah.
Pahitnya kehidupan semakin terasa saat Mak Yati menceritakan penghasilannya.
Setelah berkeliling dari pagi hingga siang hari di bawah terik matahari, ia terkadang hanya mengantongi uang Rp8.000.
"Baru dapat uang Rp8 ribu. Belum mau pulang karena belum bisa beli beras untuk di rumah," tuturnya lirih.
Netizen Terenyuh, Berharap Bisa Mengulurkan Tangan
Unggahan ini pun langsung dibanjiri simpati dari warganet.
Banyak yang merasa teriris hatinya melihat perjuangan Mak Yati dan ingin memberikan bantuan materi maupun kebutuhan untuk Anisa.
Namun, hingga saat ini, keberadaan pasti Mak Yati dan Anisa masih menjadi misteri.
Admin akun yang mengunggah video tersebut belum bisa memberikan informasi detail mengenai lokasi atau kontak yang bisa dihubungi.
Kisah Mak Yati adalah pengingat bagi kita semua bahwa di sudut-sudut jalan yang bising, masih ada cinta yang begitu sunyi namun sangat luar biasa.
Seorang nenek yang tidak punya apa-apa, namun memberikan segalanya untuk seorang anak yang dibuang dunia.