- CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, merilis lagu Sahabat Sejatiku melalui Oppal Musik untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
- Lagu ini terinspirasi dari kondisi pasar modal Indonesia yang tertekan pada awal 2026, bertujuan memberikan semangat dan harapan bagi para investor.
- Lewat lagu ini, Bernadus mengajak Gen Z dan milenial untuk tetap konsisten, disiplin pada rencana investasi, serta membangun mentalitas jangka panjang di tengah ketidakpastian pasar.
Suara.com - Bayangkan jika kondisi pasar modal Indonesia dijadikan inspirasi untuk membuat sebuah karya seni. Inilah yang diterapkan dalam proses kreatif lagu Sahabat Sejatiku.
Singel ini dinyanyikan oleh CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya dan dirilis lewat bendera Oppal Musik. Sahabat Sejatiku dilepas ke pasar untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
Dalam keterangan pers yang diterima, Rabu, 20 Mei 2026, Sahabat Sejatiku lahir sebagai harapan terhadap kondisi pasar modal Indonesia yang sejak akhir Januari 2026 alami tekanan besar sehingga memantik pesimisme di kalangan investor.
Kondisi tersebut, justru kata Bernadus, bisa dijadikan pelajaran penting bagi generasi muda dan investor lama dalam memandang investasi.
Poin krusialnya adalah disiplin dalam menjalankan investment dan trading plan, perlu dipahami dan dikencangkan lagi.
"Saya percaya market Indonesia masih punya masa depan yang besar. Lagu ini bukan hanya tentang investasi, tapi tentang harapan, konsistensi, dan keberanian untuk tetap melangkah walaupun keadaan sedang sulit," kata Bernadus Wijaya.
Lewat Sahabat Sejatiku, Bernadus ingin mengajak Gen Z dan millennials untuk lebih sadar bahwa perjalanan investasi tak selalu berjalan mulus. Banyak proses yang harus dilewati seperti volatilitas, ketidakpastian dan tekanan market.
"Justru di balik tantangan tersebut ada kesempatan untuk belajar membangun mentalitas jangka panjang dan konsistensi," ujarnya.
Pesan tersebut tertuang dalam lagu pada bagian verse 2, yakni bait "Hidup ini pernuh dengan ketidakpastian, rencana itu kunci hadapi hari esok, kita harus bisa menata masa depan, dan kutemukan jalannya, sahabat sejatiku."
Selanjutnya pada bagian bridge, kembali diingatkan bahwa tantangan bakal selalu ada. "Walaupun hidup tak selalu mudah. Untungnya ada sahabatku sejak dini."
Lagu yang ditulis oleh Ramadhan Handyanto Jiwatama dan Asta Andoko ini telah tersedia di Spotify. Sementara, video musiknya baru dirilis pada 22 Mei mendatang pukul 12.00 WIB dii kanal Youtube Oppal Musik.