- Staf Ahli Gubernur Kaltim membela Rudy Mas'ud dari kritik anggaran dengan mengklaim istrinya keturunan Nabi Muhammad dan memuji ketaatan ibadah sang gubernur.
- Mayoritas warganet mencibir pembelaan tersebut karena dianggap menggunakan sentimen agama sebagai tameng, serta menyindir penampilan glamor istri gubernur.
- Narasi garis keturunan gagal mengalihkan fokus masyarakat dan mahasiswa yang tetap menuntut transparansi serta efisiensi anggaran Pemprov Kaltim.
![Aksi demonstrasi masyarakat di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 21 April 2026. [SuaraKaltim.id/Giovanni]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/23/28144-aksi-demonstrasi-masyarakat-di-kantor-gubernur-kaltim.jpg)
Ada pula warganet yang menimpali dengan keheranan terkait latar belakangnya.
"Katanya none Belanda, kok tiba-tiba jadi cucu nabi," ujar akun @im_***.
"Hadeeuuhh, ngapain bawa-bawa nabi, mbok ngaca kelakuannya kayak gimana," timpal akun @cem***.
Hingga saat ini, elemen mahasiswa dan masyarakat masih terus menyuarakan tuntutan transparansi serta perbaikan kebijakan dari Pemprov Kaltim.
Narasi pembelaan garis keturunan yang dilemparkan staf ahli tersebut rupanya gagal total dalam menggeser fokus warga yang mendesak efisiensi anggaran di daerahnya.