- Ria Ricis menjalani operasi plastik hidung karena masalah kesehatan tulang hidung bengkok yang mengganggu pernapasan.
- Selama lima tahun berturut-turut, Ricis ketergantungan menggunakan obat semprot hidung keras (Iliadin) secara berlebihan agar bisa bernapas.
- Pasca-operasi, kondisi pernapasannya kini jauh lebih baik sekaligus mendapatkan bentuk hidung yang lebih proporsional.
Suara.com - Youtuber Ria Ricis menjelaskan alasan di balik operasi plastik hidung atau rhinoplasty yang sempat jadi sorotan publik.
Ricis menegaskan tindakannya bukan semata demi penampilan, melainkan karena masalah kesehatan yang sudah dialaminya sejak lama.
Mantan istri Teuku Ryan tersebut mengaku memiliki tulang hidung bengkok yang membuat saluran pernapasannya terganggu. Kondisi itu bahkan sudah didiagnosis sejak 2021.
"Memang waktu itu pernah periksa dulu di RSCM, udah sempat masuk radiologi dan segala macam. Udah sempat dicek juga memang tulangnya bengkok, bengkok ke kiri," kata Ricis saat ditemui di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Rabu, 27 Mei 2026.
![Ria Ricis mengungkap alasan di balik perubahan hidungnya. [instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/25/36856-ria-ricis-mengungkap-alasan-di-balik-perubahan-hidungnya.jpg)
Ricis menjelaskan, posisi tulang yang bengkok membuat jalur napasnya tertutup. Karena itu, dokter melakukan perbaikan sekaligus membentuk ulang bagian hidungnya.
"Karena kalau misalnya bengkok ke kiri kan jalurnya ketutup gitu. Kemarin diperbaiki, dikikis, dipotong, terus diisi lagi pakai iga, sekalian dinaikin," jelasnya.
Selama bertahun-tahun, Ricis ternyata bergantung pada obat semprot hidung agar bisa bernapas lega. Dia bahkan mengaku memakai obat keras bernama Iliadin secara berlebihan.
"Kalau dulu aku pernah pakai obat namanya Iliadin. Kalau teman-teman pernah tahu, Iliadin itu obat keras dan sekarang udah susah dicari di mana-mana," ungkap Ricis.
![Ria Ricis. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/30/56793-ria-ricis.jpg)
"Dulu aku masih pakai itu sehari empat sampai lima kali, yang mana harusnya cuma boleh dipakai sehari sekali dalam waktu lima hari. Tapi aku pakai Iliadin itu selama lima tahun berturut-turut," lanjutnya.
Kini setelah menjalani rhinoplasty, Ricis mengaku kondisi pernapasannya jauh lebih baik. Selain manfaat kesehatan, dia juga merasa bentuk hidungnya menjadi lebih proporsional.
"Tapi alhamdulillah setelah rhinoplasty, setelah dilurusin dan dinaikin hidungnya, jadi dapat dua. Dapat estetik juga, dapat bisa bernapas juga, alhamdulillah,"tutur Ricis.
"Efeknya ya sekarang sudah bisa bernapas," imbuhnya.