Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown

Sumarni

Kamis, 28 Mei 2026 | 15:58 WIB
Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown
Kiai di Pekalongan diamankan atas dugaan kekerasan seksual kepada santriwati [Hasil bidik layar video dan bantuan ChatGPT]
baca 10 detik
  • Polisi menangkap pimpinan Padepokan Padang Ati berinisial AKF di Kabupaten Pekalongan atas dugaan pencabulan terhadap santriwati.
  • Pengurus Padepokan Padang Ati meminta pihak penyebar informasi kasus tersebut untuk menghapus unggahan dan menyampaikan permintaan maaf.
  • Langkah tersebut diambil karena pengurus menilai narasi yang beredar merugikan nama baik lembaga pendidikan serta menggiring opini negatif.

Suara.com - Pihak Padepokan Padang Ati akhirnya angkat bicara setelah pimpinannya yang berinisial A ditangkap oleh pihak kepolisian terkait dugaan kasus pencabulan terhadap seorang santriwati.

Kasus ini sebelumnya telah ramai diperbincangkan di media sosial dan menimbulkan reaksi keras dari masyarakat karena melibatkan seorang tokoh agama yang selama ini dihormati.

Dalam menanggapi pemberitaan yang beredar luas, pihak pengurus Padepokan Padang Ati mengeluarkan surat edaran resmi yang ditujukan kepada berbagai akun media sosial serta pihak-pihak yang telah menyebarkan informasi terkait kasus tersebut.

Dalam surat itu, mereka meminta agar unggahan yang berkaitan dengan kasus tersebut segera dihapus atau di-take down dari berbagai platform.

Tidak hanya itu, mereka juga meminta agar para penyebar informasi tersebut membuat pernyataan permintaan maaf kepada padepokan Padang Ati, pengasuh, serta pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Mereka juga meminta agar pihak yang menyebarkan informasi tersebut datang langsung atau “sowan” untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pengasuh pesantren.

Dalam surat edaran tersebut, pihak pengurus menilai bahwa penyebaran informasi di media sosial telah menggiring opini publik ke arah yang negatif terhadap Pondok Pesantren Padang Ati.

Mereka beranggapan bahwa narasi yang berkembang di ruang publik tidak sepenuhnya mencerminkan fakta yang sebenarnya dan justru berpotensi merugikan nama baik lembaga pendidikan tersebut.

“Karena unggahan tersebut menggiring opini masyarakat menjadi berasumsi negatif terhadap Pondok Pesantren Padang Ati dan pengasuh,” demikian isi pernyataan dalam surat edaran tersebut.

baca juga

Mereka juga menegaskan bahwa permintaan ini disampaikan sebagai bentuk upaya menjaga nama baik lembaga padepokan yang diklaim sebagai pesantren.

Sementara itu, kasus yang melibatkan pimpinan pondok pesantren berinisial AKF (54) ini sebelumnya telah menjadi perhatian luas publik.

AKF yang merupakan pengasuh sekaligus pimpinan padepokan tersebut diamankan oleh pihak kepolisian di wilayah Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Ia diduga menjadi pelaku dalam kasus yang menyeret seorang santriwati berinisial F.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan mengenai kehamilan santriwati tersebut yang sempat menimbulkan kejanggalan di tengah masyarakat.

Awalnya, muncul berbagai spekulasi dan narasi tidak masuk akal terkait kondisi korban.

Namun, penyelidikan polisi kemudian mengungkap fakta bahwa kehamilan tersebut bukanlah kejadian misterius, melainkan diduga akibat tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh pimpinannya sendiri.

Dari informasi yang dihimpun, sudah ada sejumlah santriwati yang melaporkan bahwa menjadi korban pencabulan sang kiai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas

Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:48 WIB

Detik-Detik Rumah Warga Jepara Rusak Usai Dilintasi Sound Horeg Saat Takbiran

Detik-Detik Rumah Warga Jepara Rusak Usai Dilintasi Sound Horeg Saat Takbiran

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:09 WIB

Viral Sapi Kurban Kabur hingga Naik ke Pelaminan Warga, Suasana Hajatan Mendadak Heboh

Viral Sapi Kurban Kabur hingga Naik ke Pelaminan Warga, Suasana Hajatan Mendadak Heboh

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:50 WIB

BNN Bebaskan Anak Bupati yang Positif Ganja karena Cuma Terpapar, Netizen: Capek Dibodohi Terus

BNN Bebaskan Anak Bupati yang Positif Ganja karena Cuma Terpapar, Netizen: Capek Dibodohi Terus

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:43 WIB

Keren, Viral Pria Sukses Beri Kejutan Ultah Pakai Template Netflix di Bioskop

Keren, Viral Pria Sukses Beri Kejutan Ultah Pakai Template Netflix di Bioskop

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:21 WIB

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:36 WIB

Terkini

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

×