- Sutradara Doug Liman merilis film fiksi ilmiah berjudul Edge of Tomorrow yang diadaptasi dari novel All You Need Is Kill.
- Tom Cruise berperan sebagai Mayor Cage yang terjebak dalam lingkaran waktu saat melawan invasi alien di pesisir Prancis.
- Film ini akan tayang di Trans TV pada Jumat, 29 Mei 2026, pukul 20.00 WIB dengan menyajikan narasi pertempuran yang intens.
Suara.com - Dalam satu dekade terakhir, genre fiksi ilmiah sering kali terjebak dalam kiasan yang itu-itu saja: invasi alien, kehancuran kota besar, dan pahlawan yang tak terkalahkan.
Namun, pada tahun 2014, sutradara Doug Liman mendobrak pola tersebut melalui Edge of Tomorrow.
Sebuah film yang bukan hanya sekadar tontonan aksi, melainkan sebuah eksperimen narasi yang cerdas, lucu, dan sangat mendebarkan.
Dibintangi oleh megabintang Tom Cruise dan aktris serba bisa Emily Blunt, film ini mengadaptasi novel ringan Jepang berjudul All You Need Is Kill karya Hiroshi Sakurazaka.
Hasilnya? Sebuah mahakarya sci-fi yang sering disebut sebagai perpaduan antara Groundhog Day dan Saving Private Ryan.
![Edge of Tomorrow yang dibintangi Tom Cruise dan Emily Blunt akan tayang pada Jumat (29/5/2026) malam ini pukul 20.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/29/84173-edge-of-tomorrow.jpg)
Edge of Tomorrow akan tayang pada Jumat (29/5/2026) malam ini pukul 20.00 WIB di Trans TV. Berikut kami sajikan review-nya.
Cerita berpusat pada Mayor William Cage (Tom Cruise), seorang perwira hubungan masyarakat militer yang tidak pernah mencicipi medan perang.
Cage adalah seorang pengecut yang lebih suka menghindari konflik daripada menghadapinya.
Namun, nasib sial membawanya ke garis depan dalam invasi besar-besaran melawan ras alien tangguh yang disebut "Mimics" di pesisir Prancis.
Tanpa pengalaman tempur, Cage tewas dalam hitungan menit. Namun, sebuah kejadian aneh saat ia membunuh alien langka "Alpha" membuat darah alien tersebut menyatu dengannya.
Hasilnya? Cage terbangun kembali di pangkalan militer pada pagi hari yang sama sebelum ia dikirim berperang.
![Edge of Tomorrow yang dibintangi Tom Cruise dan Emily Blunt akan tayang pada Jumat (29/5/2026) malam ini pukul 20.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/29/48709-edge-of-tomorrow.jpg)
Cage terjebak dalam time loop (lingkaran waktu). Setiap kali ia mati, ia terbangun kembali di titik yang sama.
Di sinilah ia bertemu dengan Sersan Rita Vrataski (Emily Blunt), pahlawan perang legendaris yang dikenal sebagai "Angel of Verdun".
Rita menyadari apa yang dialami Cage karena ia pernah mengalami hal serupa.
Bersama-sama, mereka harus berlatih dan mencari cara untuk menghancurkan "Omega", otak dari seluruh invasi alien tersebut, melalui ribuan percobaan yang mematikan.
Daya tarik utama film ini terletak pada transformasi karakter.
Tom Cruise memberikan performa yang menyegarkan; ia memulai film bukan sebagai pahlawan super, melainkan sebagai pria yang ketakutan dan tidak kompeten.
Melihatnya mati berulang kali dengan berbagai cara, beberapa di antaranya cukup humoris, memberikan dimensi kemanusiaan yang jarang kita lihat di film-film Cruise lainnya.
Di sisi lain, Emily Blunt adalah nyawa dari film ini. Sebagai Rita Vrataski, ia menampilkan sosok prajurit yang tangguh, dingin, namun memiliki luka emosional yang dalam.
Chemistry antara Cruise dan Blunt terbangun secara organik tanpa perlu dipaksakan ke dalam romansa yang klise.
Doug Liman (Sutradara) juga layak mendapat pujian setinggi langit atas penyuntingan film yang brilian.
Mengulang adegan yang sama berkali-kali berisiko membuat penonton bosan, namun Liman menjaga ritme tetap cepat dengan selipan humor gelap dan informasi baru di setiap pengulangan waktu.
Kita sebagai penonton merasa seperti sedang bermain video game, di mana setiap "kematian" adalah pelajaran untuk mencapai level berikutnya.
Secara visual, desain alien "Mimics" terasa sangat berbeda, cepat, tak terduga, dan benar-benar mengancam.
Efek praktis dari baju zirah exosuit yang dikenakan para aktor juga memberikan kesan berat dan nyata pada setiap adegan pertempuran.