- Kuasa hukum Sarwendah mengungkapkan rumah yang ditempati kliennya terancam disita bank akibat tunggakan pembayaran sejak Juni 2024.
- Aset rumah tersebut masih menjadi jaminan utang perusahaan milik Ruben Onsu sehingga berisiko dilelang oleh pihak bank.
- Pihak Sarwendah membuktikan kontribusi finansialnya melalui sejumlah invoice dan bukti transfer pembangunan rumah dalam konferensi pers tersebut.
Suara.com - Konflik usai cerai antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini merambah ke persoalan aset rumah yang ditempati mantan personel Cherrybelle tersebut.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, mengungkap sejumlah fakta terkait rumah yang menjadi bagian klien mereka dalam kesepakatan perceraian.
Salah satunya soal kondisi aset yang disebut masih menjadi jaminan bank dan berisiko menghadapi proses lelang.
Dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu, 31 Mei 2026, Abraham Simon menjelaskan bahwa rumah yang kini ditempati Sarwendah tidak berada dalam kondisi bebas dari kewajiban kredit.
Menurutnya, dari beberapa aset yang dibagi dalam kesepakatan perceraian, terdapat properti yang sertifikatnya masih dijaminkan ke bank.
![Sarwendah ditemui di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (17/2/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/17/45230-sarwendah.jpg)
"Selain dari utang yang dimiliki secara pribadi oleh klien kami dan RO, ada juga hutang dari perusahaan milik RO yang menjaminkan rumah yang diserahkan kepada klien kami berdasarkan akta kesepakatan," kata Abraham Simon kepada awak media.
Pihak Sarwendah bahkan mengaku mengantongi surat peringatan dari bank terkait tunggakan pembayaran yang disebut sudah berlangsung sejak Juni 2024.
"Kami pegang surat-surat dari bank. Mulai dari peringatan pertama, peringatan kedua, peringatan ketiga, dan ini semua sudah tidak dibayarkan dari sejak Juni 2024," ucapnya.
Tak hanya itu, Chris Sam Siwu menyebut posisi rumah tersebut saat ini berada dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan.
"Rumah itu kemungkinan besar bisa dilelang. Ya, sudah call lima loh ini. Ini sudah call lima. Kalau secara perbankan, call lima ini sudah akhir sebelum masuk lelang," ungkap Chris.

Menurut Chris, persoalan tersebut menjadi alasan mengapa pihaknya menilai polemik aset tidak bisa dilihat hanya dari sisi kepemilikan sertifikat semata.
Dia mengatakan rumah yang menjadi bagian Sarwendah dalam kesepakatan perceraian justru masih dibebani utang dengan nominal yang cukup besar.
"Klien kami ini mendapatkan aset yang masih nyangkut di bank. Bayangin, dia tinggal nyangkut di bank tuh semua, dan besarnya menurut saya cukup fantastis," tuturnya.
Di sisi lain, kubu Sarwendah juga membantah anggapan bahwa sang artis tidak memiliki kontribusi terhadap rumah yang kini menjadi sorotan publik.
Chris Sam Siwu mengklaim pihaknya memiliki sejumlah bukti transaksi dan invoice yang menunjukkan keterlibatan Sarwendah dalam pembangunan rumah tersebut.