Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi

Ferry Noviandi, Rena Pangesti

Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
Lucky Hakim meminta Pertamina mengecek kondisi lapangan terkait kelangkaan gas 3 kg di Indramayu. [Suara.com/Tiara Rosana]
baca 10 detik
  • Warga Kecamatan Gantar, Indramayu, mengalami kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang berdampak pada kesulitan pemenuhan kebutuhan rumah tangga.
  • Bupati Lucky Hakim mendesak Pertamina menginvestigasi dugaan penimbunan serta praktik pengoplosan gas bersubsidi yang tidak sesuai data distribusi.
  • Kelangkaan gas melon mengancam sektor pertanian Indramayu karena mesin pompa air sawah petani terancam mati dan memicu gagal panen.

Suara.com - Kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau yang akrab disapa "gas melon" di Kabupaten Indramayu kian meresahkan.

Menanggapi jeritan warga, Bupati Indramayu Lucky Hakim bereaksi keras dan mendesak PT Pertamina untuk segera turun tangan melakukan investigasi mendalam.

Keluhan ini mencuat setelah warga di sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Gantar, mengaku kesulitan mendapatkan pasokan gas bersubsidi tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

"Saya menerima banyak sekali keluhan, khususnya dari warga di Kecamatan Gantar dan beberapa kecamatan lainnya. Gas melon yang 3 kilo itu mendadak susah dicari," ujar Lucky Hakim kepada media, Selasa (23/6/2026).

Kontradiksi Data dan Realita

Ada hal janggal yang ditemukan Lucky dalam masalah ini. Berdasarkan koordinasi dengan pihak penyalur, Pertamina mengklaim bahwa distribusi gas di Indramayu berjalan normal dan sesuai dengan Delivery Order (DO).

Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi sebaliknya: stok di pangkalan kosong dan warga kesulitan memenuhi kebutuhan dapur.

"Pihak Pertamina menjawab distribusi sudah sesuai DO. Tapi praktiknya, masyarakat di bawah kesusahan. Ini kan aneh, kalau DO lancar tapi barangnya tidak ada, lalu gasnya lari ke mana?" tanya Lucky heran.

Dugaan Praktik Pengoplosan dan Penimbunan

baca juga

Bupati berusia 48 tahun itu mengendus adanya praktik curang di balik hilangnya gas melon dari pasaran.

Ia menduga disparitas harga yang tinggi antara gas subsidi dan non-subsidi memicu oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan pengoplosan.

"Apakah ada oknum yang sengaja menimbun atau memindahkan isi gas melon ke tabung non-subsidi? Saya minta Pertamina jangan diam. Segera koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyikat para pengoplos ini," ucapnya.

Ancam Sektor Pertanian

Masalah ini bukan sekadar urusan dapur warga. Kelangkaan gas melon berdampak fatal bagi sektor pertanian di Gantar.

Para petani di wilayah tersebut sangat bergantung pada gas 3 kg untuk menggerakkan mesin pompa air sawah.

Lucky mengkhawatirkan, jika krisis energi ini terus berlanjut, ancaman gagal panen akan membayangi lahan pertanian di Indramayu akibat sistem pengairan yang lumpuh.

"Ini masalah serius. Kalau sampai petani gagal tanam karena tidak ada air, dampaknya akan panjang. Mesin pompa mereka butuh gas itu. Saya minta Pertamina segera menertibkan pangkalan-pangkalan resmi agar subsidi ini benar-benar sampai ke tangan yang berhak," tuturnya.

Kini, bola panas ada di tangan Pertamina dan aparat penegak hukum untuk membongkar misteri hilangnya si "hijau melon" di Bumi Wiralodra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya

Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:12 WIB

Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar

Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:00 WIB

Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka

Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka

Entertainment | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:41 WIB

Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular

Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:34 WIB

Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi

Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

Lucky Hakim Pilih Bungkam soal Kasus Dugaan Korupsi Rp16 Miliar Tunjangan Rumah DPRD Indramayu

Lucky Hakim Pilih Bungkam soal Kasus Dugaan Korupsi Rp16 Miliar Tunjangan Rumah DPRD Indramayu

Entertainment | Jum'at, 19 September 2025 | 11:30 WIB

Terkini

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

×