Duka Mendalam di Pantura, Lucky Hakim Janji Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Kecelakaan

Ferry Noviandi

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:42 WIB
Duka Mendalam di Pantura, Lucky Hakim Janji Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Kecelakaan
Bupati Indramayu Lucky Hakim siap menjadi orangtua asuh bagi anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat kecelakaan maut di Pantura Indramayu [dokumentasi pribadi]
baca 10 detik
  • Kecelakaan maut melibatkan mobil pikap dan dua truk di Jalur Pantura Indramayu menyebabkan 12 orang meninggal dunia.
  • Bupati Indramayu Lucky Hakim berkomitmen mengadopsi anak korban kecelakaan serta memberikan pendampingan pemulihan psikologis bagi keluarga terdampak.
  • Pemerintah daerah akan mengevaluasi total sistem pengawasan keselamatan lalu lintas guna mencegah terulangnya tragedi serupa di kemudian hari.

Suara.com - Kecelakaan maut yang merenggut 12 nyawa di Jalur Pantura Indramayu tidak hanya meninggalkan isak tangis bagi keluarga korban, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Di tengah suasana duka yang menyayat hati, Lucky Hakim melakukan aksi nyata yang melampaui sekadar tugas kedinasan.

Usai menjenguk para korban di rumah sakit dan mengunjungi rumah duka, Lucky menyatakan kesiapannya untuk menjadi orangtua angkat bagi anak-anak yang kehilangan orangtua dalam tragedi tersebut.

Komitmen Adopsi Secara Resmi

Perhatian khusus Lucky tertuju pada dua anak balita yang selamat dari maut, namun harus kehilangan ibu mereka, seorang ibu tunggal (single parent) yang menjadi salah satu korban tewas.

Bupati Indramayu Lucky Hakim siap menjadi orangtua asuh bagi anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat kecelakaan maut di Pantura Indramayu [dokumentasi pribadi]
Bupati Indramayu Lucky Hakim siap menjadi orangtua asuh bagi anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat kecelakaan maut di Pantura Indramayu [dokumentasi pribadi]

"Untuk anak-anak yang ditinggal orangtuanya dalam kejadian ini, saya dengan sepenuh hati berkenan menjadi orangtua angkat. Saya siap menempuh proses adopsi secara formal sesuai aturan hukum, asalkan pihak keluarga dan wali merestui," ujar Lucky Hakim dengan nada haru saat dihubungi media.

Bagi Lucky, duka ini adalah duka seluruh masyarakat Indramayu. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan lepas tangan.

Pendampingan menyeluruh, mulai dari pemulihan fisik hingga trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak tersebut, akan menjadi prioritas utama.

Simbol Empati dan Evaluasi Keselamatan

baca juga

Dalam kunjungannya, Lucky juga menyerahkan santunan sebagai bentuk empati kepada keluarga korban.

Meski menyadari materi takkan mampu menggantikan nyawa yang hilang, ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga.

Bupati Indramayu Lucky Hakim siap menjadi orangtua asuh bagi anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat kecelakaan maut di Pantura Indramayu [dokumentasi pribadi]
Bupati Indramayu Lucky Hakim siap menjadi orangtua asuh bagi anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat kecelakaan maut di Pantura Indramayu [dokumentasi pribadi]

"Seindah apa pun kata-kata yang saya sampaikan, tetap tidak akan mampu menandingi rasa sedih keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta. Doa tulus kami, semoga para almarhum husnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan luar biasa," tuturnya.

Namun, Lucky juga menegaskan bahwa air mata saja tidak cukup. Tragedi ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi total pengawasan kendaraan angkutan penumpang dan penegakan aturan keselamatan di jalan raya.

Kronologi Singkat Tragedi

Peristiwa memilukan ini terjadi di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan warga usai menghadiri acara pernikahan hancur setelah dihantam dua truk dari arah berbeda.

Hingga saat ini, 12 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara enam lainnya masih berjuang di ruang perawatan intensif.

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat bersama kepolisian setempat masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang mengguncang publik tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi

Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya

Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:12 WIB

Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar

Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×