- Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Pantura, Lohbener, Indramayu pada Minggu, 12 Juli 2026 siang hari.
- Truk menabrak mobil pikap pengangkut 17 penumpang hingga terdorong ke jalur berlawanan dan kembali tertabrak truk lain.
- Insiden fatal tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, sementara 15 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan kerugian material.
Suara.com - Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di wilayah Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan besar ini terjadi pada Minggu (12/7/2026) siang dan mengakibatkan duka mendalam bagi para korban.
Insiden maut itu melibatkan sebuah mobil pikap yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Warkidi, yang saat itu tengah mengangkut belasan penumpang di bagian belakang kendaraan.
Kepolisian Resor (Polres) Indramayu segera turun tangan melakukan penanganan di lokasi kejadian setelah menerima laporan mengenai tabrakan hebat tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan ini melibatkan tiga jenis kendaraan yang berbeda, yakni satu unit mobil pikap Daihatsu Grand Max, satu unit truk Hino Wing Box, dan satu unit truk Hino bak.
Ketiga kendaraan tersebut mengalami kerusakan signifikan akibat benturan keras yang terjadi di jalur yang dikenal padat tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan, memberikan konfirmasi mengenai rincian kendaraan dan identitas pengemudi yang terlibat.
Mobil pikap Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi E 8559 RB diketahui dikemudikan oleh Warkidi.
Saat kejadian, Warkidi tengah melajukan kendaraannya dari arah Jakarta menuju arah Cirebon.
Tidak sendiri, Warkidi membawa sebanyak 17 penumpang di dalam mobil pikap tersebut, sebuah jumlah yang sangat besar untuk kapasitas kendaraan jenis tersebut.
Kronologi kejadian bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Warkidi berada di lajur kanan jalan.
Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, posisi pikap saat itu sedang berhenti.
Namun, secara tiba-tiba dari arah belakang, sebuah truk Hino Wing Box menghantam bagian belakang mobil pikap yang dikemudikan Warkidi dengan sangat keras.
“Menurut saksi, kendaraan pikap Grand Max dikemudikan saudara Warkidi datang dari arah Jakarta menuju Cirebon ketika berhenti di lajur kanan, kemudian tertabrak belakang dengan depan kendaraan truk Hino Wing Box,” katanya sebagaimana dilansir Antara, Minggu (12/7/2026).
Benturan pertama dari truk Hino Wing Box tersebut ternyata berdampak fatal. Kekuatan tabrakan membuat mobil pikap yang dikemudikan Warkidi terdorong hebat ke arah depan.