- Sutradara Dedy Mercy merilis film thriller psikologis berjudul Juminten Edan yang tayang di bioskop mulai 23 Juli 2026.
- Film mengisahkan Juminten yang mengalami teror trauma masa lalu serta mengalami pemasungan paksa oleh warga desa setempat.
- Meisya Amira memerankan karakter difabel yang berjuang melawan gangguan mental akibat teror mistis di kampung halaman suaminya.
Dimas Aditya juga memberikan performa yang solid sebagai Manto. Ia menjadi sosok suami yang setia dan satu-satunya orang yang tetap percaya pada Juminten di saat seluruh desa, bahkan keluarganya sendiri, menganggap istrinya telah gila.
Menjaga Misteri Hingga Akhir
Berbeda dengan film horor kebanyakan yang seringkali memiliki logika cerita yang longgar, Juminten Edan cukup rapi dalam menjaga rasa penasaran penonton.
Misteri demi misteri dijalin dengan apik dan baru terungkap secara perlahan menuju klimaks film.
Meski masih terdapat beberapa kekurangan pada akting pemeran pendukung dan beberapa adegan yang dirasa kurang esensial, Juminten Edan tetap menjadi angin segar bagi perfilman horor Tanah Air.
Film ini membuktikan bahwa rasa takut tidak selalu datang dari wajah hantu yang hancur, melainkan dari trauma masa lalu dan ketidakberdayaan manusia.
Penasaran dengan akhir perjuangan Juminten melawan trauma dan tradisi pasung? Juminten Edan siap meneror layar lebar di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026.