Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia

Ferry Noviandi

Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:56 WIB
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
Juminten Edan akan tayang di bioskop mulai 23 Juli 2026. [Instagram]
baca 10 detik
  • Sutradara Dedy Mercy merilis film thriller psikologis berjudul Juminten Edan yang tayang di bioskop mulai 23 Juli 2026.
  • Film mengisahkan Juminten yang mengalami teror trauma masa lalu serta mengalami pemasungan paksa oleh warga desa setempat.
  • Meisya Amira memerankan karakter difabel yang berjuang melawan gangguan mental akibat teror mistis di kampung halaman suaminya.

Suara.com - Industri film horor Indonesia kembali kedatangan penantang baru yang berani tampil beda.

Di tengah gempuran film horor yang mengandalkan urban legend dan rentetan jumpscare, film terbaru bertajuk Juminten Edan hadir menawarkan sesuatu yang lebih dalam: sebuah drama psikologis berbalut misteri yang kelam.

Disutradarai oleh Dedy Mercy, Juminten Edan tidak hanya menjual sosok hantu yang menyeramkan, melainkan kekuatan narasi dan kerapuhan mental karakter utamanya.

Sang sutradara bahkan lebih memilih menyebut karyanya ini sebagai psychological thriller ketimbang horor konvensional.

Sinopsis: Kepulangan yang Menjadi Petaka

Cerita berpusat pada Juminten (diperankan Meisya Amira), seorang perempuan tunarungu dan tunawicara.

Atas desakan suaminya, Manto (Dimas Aditya), Juminten terpaksa pulang ke kampung halaman demi menjenguk ibu mertuanya, Salma (Anne J Coto), yang dikabarkan sakit-sakitan.

Kepulangan ini sebenarnya menjadi mimpi buruk bagi Juminten. Desa tersebut menyimpan trauma masa kecil yang ingin ia kubur dalam-dalam.

Benar saja, sesampainya di sana, ketenangan keluarga kecil mereka mulai terusik oleh rentetan kejadian mistis.

baca juga

Juminten mulai dihantui oleh sosok kakeknya sendiri, seorang dukun yang tewas mengenaskan dibakar warga setelah mencoba menjadikan cucunya sendiri sebagai tumbal.

Teror ini perlahan menggerogoti kewarasan Juminten. Ia kerap kerasukan dan kehilangan kendali, hingga puncaknya, ia nyaris mencelakai ibu mertuanya sendiri.

Produser, sutradara, dan para pemain film Juminten Edan usai acara gala premier film tersebut di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2026). [Ferry Noviandi/Suara.com]
Produser, sutradara, dan para pemain film Juminten Edan usai acara gala premier film tersebut di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2026). [Ferry Noviandi/Suara.com]

Tragisnya, karena dianggap gila dan berbahaya, warga desa menerapkan adat setempat yang kejam: Juminten dipasung. Ia dipisahkan secara paksa dari suami dan putri semata wayangnya, Saskia (Sharon Jovian).

Akting Memukau Meisya Amira

Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada performa Meisya Amira. Memerankan karakter difabel yang mengalami tekanan mental hebat bukanlah perkara mudah, namun Meisya berhasil membawakannya dengan sangat natural.

Ekspresi ketakutan dan keputusasaannya saat harus terpisah dari sang anak menjadi momen emosional yang menyayat hati.

Dimas Aditya juga memberikan performa yang solid sebagai Manto. Ia menjadi sosok suami yang setia dan satu-satunya orang yang tetap percaya pada Juminten di saat seluruh desa, bahkan keluarganya sendiri, menganggap istrinya telah gila.

Menjaga Misteri Hingga Akhir

Berbeda dengan film horor kebanyakan yang seringkali memiliki logika cerita yang longgar, Juminten Edan cukup rapi dalam menjaga rasa penasaran penonton.

Misteri demi misteri dijalin dengan apik dan baru terungkap secara perlahan menuju klimaks film.

Meski masih terdapat beberapa kekurangan pada akting pemeran pendukung dan beberapa adegan yang dirasa kurang esensial, Juminten Edan tetap menjadi angin segar bagi perfilman horor Tanah Air.

Film ini membuktikan bahwa rasa takut tidak selalu datang dari wajah hantu yang hancur, melainkan dari trauma masa lalu dan ketidakberdayaan manusia.

Penasaran dengan akhir perjuangan Juminten melawan trauma dan tradisi pasung? Juminten Edan siap meneror layar lebar di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Entertainment | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan

Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan

Entertainment | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:12 WIB

Kewarasan yang Dipertanyakan: 'Juminten Edan' Bawa Isu Sosial ke Level Horor yang Menakutkan

Kewarasan yang Dipertanyakan: 'Juminten Edan' Bawa Isu Sosial ke Level Horor yang Menakutkan

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 13:55 WIB

Hadirkan Ratu Sofya, Film Almarhum Angkat Mitos Selasa Kliwon

Hadirkan Ratu Sofya, Film Almarhum Angkat Mitos Selasa Kliwon

Entertainment | Minggu, 05 Januari 2025 | 11:30 WIB

Dibintangi Shareefa Daanish, Film Utusan Iblis Angkat Isu Kesehatan Mental

Dibintangi Shareefa Daanish, Film Utusan Iblis Angkat Isu Kesehatan Mental

Entertainment | Sabtu, 21 Desember 2024 | 18:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×