The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026

Dinda Rachmawati

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:03 WIB
The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026
The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026 (Suara.com/Dinda)
baca 10 detik
  • The Upstairs tampil energik di INA Hall Peruri, Jakarta, dalam festival Soundrenaline Sana Sini pada 18 Juli 2026.
  • Penampilan tersebut dimeriahkan kolaborasi bersama rapper OG Avamato yang memadukan genre musik dance dengan gaya hip hop.
  • Konsep festival di kawasan Blok M District berhasil menghadirkan atmosfer pertunjukan musik yang intim bagi para penonton.

Suara.com - Ribuan penonton larut dalam energi musik The Upstairs ketika band yang dibentuk pada 2001 itu tampil di INA Hall Peruri dalam gelaran hari pertama Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026, Sabtu (18/7/2026) malam.

Membawa karakter musik dance yang selama ini menjadi identitas mereka, The Upstairs sukses membuat penonton bergerak mengikuti hentakan musik. 

Penampilan mereka semakin istimewa dengan kehadiran rapper asal Makassar, OG Avamato, dalam sebuah kolaborasi yang memadukan energi dance music dan hip hop.

Bagi vokalis The Upstairs, Jimi Multhazam, penampilan tersebut menjadi pengalaman menarik. Terlebih, Soundrenaline tahun ini hadir dengan konsep district festival yang menghubungkan lima venue di kawasan Blok M District, yakni Taman Kota Peruri, INA Hall Peruri, M Bloc Livehouse, COMA Bar, dan Melting Pop.

Menurut Jimi, konsep tersebut membuat Soundrenaline tetap terasa besar sebagai sebuah festival, namun tidak kehilangan atmosfer intim dan semangat underground.

"Yang menarik banget adalah gue merasakan malam ini termasuk orang-orang yang pertama kali merasakan pindah-pindah venue gitu ya. Situasinya kayak naik lagi titik apa, gigs underground lebih besar gitu ya," ujar Jimi Multhazam usai tampil.

"Jadi hype itu sih, festival, tapi rasa underground-nya masih ada," lanjutnya.

Atmosfer tersebut pun terasa dari respons penonton yang memenuhi area pertunjukan The Upstairs. Jimi mengaku senang melihat penonton yang tidak ragu untuk ikut bergerak dan memberikan energi balik kepada para musisi di atas panggung.

"Yang pasti gue senang, crowd-nya responsif. Mereka nggak malu-malu. Jadi mereka seperti mentransfer energi ke pemain musiknya," katanya.

baca juga

Namun, bagi The Upstairs, mengajak penonton berpesta bukanlah satu-satunya tujuan. Di balik musik yang catchy dan mudah dinikmati, Jimi menyebut selalu ada cerita yang ingin disampaikan melalui lirik-lirik lagu mereka.

"Yang pasti kita ingin orang-orang yang datang itu bisa menangkap musik kita. Catchy lah ya, dengan mudah bisa dapat sound kita. Kita memang ajakan party sebenarnya di The Upstairs. Tapi di luar itu, kita punya message sebenarnya di lirik," tutur Jimi.

Menurutnya, lirik-lirik The Upstairs banyak merekam dinamika kehidupan masyarakat urban. Karena itu, di tengah suasana konser yang penuh dengan energi dan gerakan penonton, selalu ada cerita yang diharapkan bisa terasa dekat dengan kehidupan para pendengar.

"Di antara dance-nya orang-orang yang datang itu, mereka bisa mendapatkan cerita-cerita. Kebanyakan sih urban. Apa yang terjadi sama diri lu juga sebenarnya, hampir sama. Kalau sekarang, relate kali ya. Kita juga ingin menceritakan kisah-kisah yang kita alami," ujarnya.

Formula tersebut menjadi salah satu kekuatan The Upstairs. Musik yang enerjik membuat penonton larut dalam suasana pesta, sementara liriknya menyimpan potongan-potongan cerita tentang kehidupan sehari-hari.

Hal serupa juga terlihat dalam kolaborasi mereka dengan OG Avamato di panggung Soundrenaline. Menurut Jimi, kolaborasi tersebut tidak dibuat secara terburu-buru. Ia dan OG Avamato terlebih dahulu berdiskusi mengenai lagu dan pesan yang ingin disampaikan.

"Dia cerita tentang musiknya, aku nyambung. Gue paham apa yang dia mau," kata Jimi.

OG Avamato kemudian diberi ruang untuk mengembangkan bagiannya sendiri dalam lagu tersebut. Jimi bahkan mendorong sang rapper untuk menulis lirik yang lebih panjang dan membuat versinya sendiri.

"Jadi gue ceritain tentang lagunya, terus dia bikin versi dia. Keren sih," tutur Jimi.

Bagi Jimi, kolaborasi seperti itulah yang membuat sebuah festival musik menjadi lebih menarik. Soundrenaline, menurutnya, memiliki sejarah panjang dalam mempertemukan berbagai warna musik dan membuka ruang bagi musisi-musisi dengan karakter yang berbeda.

Menurutnya, sebuah festival tidak hanya perlu menghadirkan nama-nama besar yang sudah terjamin menarik penonton. Kreativitas dalam memilih dan mengemas musisi juga menjadi bagian penting dari pengalaman festival.

"Yang keren, mereka bukan hanya mencari lineup yang sudah menjamin akan mendatangkan crowd, tapi mereka juga kreatif. Banyak yang bisa dibuat untuk festival," ujarnya.

Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 sendiri berlangsung selama dua hari, 18-19 Juli 2026, di kawasan Blok M District. Mengusung konsep district festival, gelaran ini menghadirkan pertunjukan musik lintas genre, kolaborasi kreatif, hingga aktivitas komunitas dalam pengalaman festival yang memungkinkan penonton menjelajahi berbagai venue.

Puluhan musisi Indonesia dan mancanegara turut ambil bagian dalam festival ini, di antaranya Tahiti 80, Last Dinosaurs, Elephant Kind, Seringai, Efek Rumah Kaca, The Panturas, Reality Club, Naykilla, DIIV, The Beths, The Adams, Float, Sal Priadi, Danilla, The SIGIT, Ali, dan masih banyak lagi.

Sebelum rangkaian utama berlangsung, Soundrenaline juga telah membuka festival melalui program The Lab pada 17 Juli 2026. Program tersebut mempertemukan musisi, komunitas kreatif, serta pelaku industri musik nasional dan internasional dalam sesi diskusi, networking, dan pertukaran gagasan.

Dengan konsep yang memadukan musik, komunitas, dan ruang kolaborasi, Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 tidak hanya menawarkan pesta musik. Seperti yang terlihat dari penampilan The Upstairs, sebuah festival juga dapat menjadi ruang untuk bersenang-senang, bergerak mengikuti musik, sekaligus menemukan cerita tentang kehidupan yang mungkin terasa dekat dengan diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soundrenaline Sana Sini 2026 Siap Guncang Blok M, Ada Last Dinosaurs hingga Sal Priadi

Soundrenaline Sana Sini 2026 Siap Guncang Blok M, Ada Last Dinosaurs hingga Sal Priadi

Entertainment | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:21 WIB

Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung

Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung

Entertainment | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:59 WIB

Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026

Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026

Entertainment | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:32 WIB

Terkini

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

×