-
Tom Cruise mendukung akuisisi Warner Bros oleh Paramount demi peningkatan produksi film bioskop global.
-
Paramount berkomitmen merilis 30 film per tahun untuk membuka kesempatan bagi seniman Hollywood.
-
Sekuel film Days of Thunder yang dibintangi Anne Hathaway dijadwalkan tayang musim panas 2028.
Suara.com - Tom Cruise meyakini penuh janji Paramount untuk merilis 30 film per tahun jika akuisisi terhadap Warner Bros Discovery resmi rampung. Kepastian ini menjadi angin segar bagi ekosistem sinema yang membutuhkan ruang kreativitas masif agar industri layar lebar tetap bertahan.
Langkah korporasi tersebut dianggap sebagai fondasi penting dalam membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi para sineas muda dan pekerja seni. Dukungan terbuka ini disampaikan langsung oleh sang aktor saat hadir dalam program komedi olahraga Pat McAfee Show.
Kehadiran Cruise dalam acara tersebut awalnya ditujukan untuk mempromosikan proyek sekuel film balap legendaris Days of Thunder. CEO Paramount David Ellison sebelumnya telah mengutarakan komitmen produksi besar-besaran tersebut ke publik.

"Saya pikir itu luar biasa. Anda tahu, begini masalahnya: Mereka akan menghadirkan 30 film. Bagi saya, ini adalah sebuah komunitas. Ini bukan sekadar industri. Orang-orang di studio-studio ini bukan sekadar orang-orang di studio, mereka adalah keluarga saya," kata Cruise kepada McAfee.
"Saya tahu kita akan mendapatkan 30 film itu. Saya ingin kita semua bersatu sebagai sebuah komunitas untuk membantu mewujudkan 30 film tersebut. Ini tidak hanya akan dilakukan oleh Paramount. Semua orang akan membutuhkan semua bantuan dari setiap seniman untuk dapat melakukannya."
Cruise menegaskan bahwa target jumlah produksi tersebut berpotensi melonjak jika proyek awal meraih kesuksesan finansial dan apresiasi penonton. Ekspansi kapasitas produksi menjadi syarat mutlak agar regenerasi sutradara, penulis skenario, hingga produser dapat terus berjalan berkesinambungan.
"[Jika] kita melakukannya dengan baik dengan film-film itu, 30 film itu akan berubah menjadi 40 film," lanjut Cruise.
"Tidak cukup baik jika saya hanya membuat film ini untuk diri saya sendiri. Saya melihat begitu banyak orang berbakat sehingga saya ingin mereka memiliki kesempatan itu, untuk membuat film yang mereka inginkan dan mampu... para seniman ini, semua orang hebat ini, mereka harus mengasah kemampuan dan belajar dengan cara yang sama seperti Anda berakting dan belajar. Anda mengambilnya, dan yang berikutnya, dan yang berikutnya. Setiap dari mereka, para Iñárritu, para Spielberg, para Nolan, saya, semua kesempatan yang saya miliki, saya menginginkan itu untuk setiap penulis, setiap sutradara, setiap produser, setiap seniman. Dan satu-satunya cara Anda melakukannya adalah kita harus menciptakan kelimpahan. Produksi menghasilkan produksi."
Proyek sekuel Days of Thunder dipastikan memasuki tahap produksi aktif dan dijadwalkan menyapa penonton pada musim panas 2028. Bintang pemenang penghargaan Anne Hathaway dipastikan ikut bergabung dalam jajaran pemain utama mendampingi Cruise.
Pendalaman karakter utama Cole Trickle ternyata sudah disiapkan oleh aktor kawakan tersebut sejak kurun waktu yang cukup lama. Kecintaan mendalam pada dunia balap otomotif menjadi dorongan utama di balik realisasi sekuel ini.
"Saya telah memikirkan Cole Trickle untuk waktu yang lama," kata Cruise kepada McAfee.
"Saya menyukai olahraga ini. Anda tahu, saya tumbuh besar, seperti, hanya membawa mobil di jalan-jalan belakang, sebelum saya memiliki lisensi dan membalap di jalanan pedesaan dan melihat lintasan tanah, dan saya menyukai NASCAR dan saya menyukai balapan dan pesawat udara dan sepeda motor. Kami membuat Top Gun dan saya membawa cerita ini kepada Don Simpson dan Jerry Bruckheimer untuk diproduksi, dan Tony Scott bergabung. Setelah yang pertama, saya juga selalu memikirkan tentang apa, bagaimana saya bisa melakukannya? Bagaimana saya bisa membawa penonton ke dalam perjalanan lain bersama karakter ini?"
Tuntutan aksi nyata yang menjadi ciri khas karya Cruise dipastikan kembali tersaji secara penuh tanpa pemeran pengganti. Pengalaman mengemudikan kendaraan berkecepatan tinggi akan dieksekusi secara langsung oleh sang aktor di lintasan balap.
"Begini masalahnya: Jika saya membuat film tentang pesawat terbang, saya menerbangkannya," seloroh Cruise.
"Saya mengemudi."
Sektor industri perfilman Hollywood saat ini sedang mengalami konsolidasi besar-besaran di tengah dinamika pasar digital dan streaming. Keputusan Paramount untuk memicu volume produksi merupakan strategi adaptasi atas penurunan jumlah rilis bioskop global dalam beberapa tahun terakhir.