Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel

Galih Prasetyo

Minggu, 06 September 2026 | 19:56 WIB
Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel
Wulan Guritno (Instagram/wulanguritno)
baca 10 detik
  • Artis Wulan Guritno menunjukkan rumah dan mobilnya dipenuhi abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
  • Wulan mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan dari paparan abu vulkanik.
  • Pengamat ITB Yannes Martinus Pasaribu menyarankan pemilik segera membilas mobil dengan air mengalir agar terhindar dari kerusakan permanen.

Suara.com - Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau mulai terasa hingga kawasan Jakarta Selatan.

Artis Wulan Guritno memperlihatkan kondisi rumah dan mobilnya yang dipenuhi abu vulkanik pada Minggu (6/9/2026).

Melalui unggahan Instagram Story, Wulan menunjukkan lantai rumahnya yang tampak tertutup lapisan debu vulkanik. Ia menyebut abu yang menempel di dalam rumah cukup tebal.

“Sama di rumah aku juga lantai semua ngeres penuh debu, lumayan tebel sih,” ujar Wulan dalam unggahannya.

Tak hanya bagian dalam rumah, abu vulkanik juga terlihat menutupi kendaraan miliknya.

Artis Wulan Guritno memperlihatkan kondisi rumah dan mobilnya yang dipenuhi abu vulkanik pada Minggu (6/9/2026). [Instagram Story Wulan Guritno]
Artis Wulan Guritno memperlihatkan kondisi rumah dan mobilnya yang dipenuhi abu vulkanik pada Minggu (6/9/2026). [Instagram Story Wulan Guritno]

Kaca hingga bodi mobil tampak dipenuhi debu akibat sebaran material vulkanik.

Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa sebaran abu Gunung Anak Krakatau telah dirasakan hingga sejumlah wilayah Jabodetabek.

Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Melihat kondisi udara dan lingkungan yang terdampak abu vulkanik, Wulan mengingatkan para pengikutnya untuk menjaga kesehatan.

baca juga

Ia secara khusus meminta masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan dari paparan abu vulkanik.

“Stay safe everyone pakai maskernya hari ini,” kata Wulan.

Abu Vulkanik Jangan Dibiarkan Menempel di Mobil

Dampak abu vulkanik ternyata tidak hanya perlu diperhatikan dari sisi kesehatan.

Pemilik kendaraan juga perlu segera membersihkan material yang menempel agar tidak menimbulkan kerusakan pada permukaan mobil.

Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyarankan pemilik kendaraan tidak menunggu hingga aktivitas erupsi atau sebaran abu berhenti untuk melakukan pembersihan.

“Membiarkan abu vulkanik menumpuk di mobil sangat merugikan dan berisiko merusak kendaraan secara permanen,” kata Yannes dikutip dari Antara.

Menurutnya, abu vulkanik mengandung silika yang memiliki tekstur tajam dan bersifat abrasif.

Kandungan sulfur juga dapat menjadi masalah apabila material tersebut dibiarkan terlalu lama menempel pada kendaraan.

Karena itu, proses pembersihan harus dilakukan secara hati-hati.

Penggunaan spons atau lap secara langsung pada permukaan yang masih dipenuhi abu berisiko membuat partikel abrasif bergesekan dengan bodi kendaraan.

Yannes menyarankan tahap awal pembersihan dilakukan dengan membilas kendaraan menggunakan air mengalir dalam volume besar.

Cara tersebut bertujuan meluruhkan partikel abu sebanyak mungkin sebelum permukaan kendaraan disentuh.

“Dengan dibilas menggunakan air mengalir bervolume besar tanpa sentuhan spons atau lap sama sekali, dapat meluruhkan partikel abrasif secepat mungkin,” ujarnya.

Setelah sebagian besar abu terangkat, kendaraan dapat dicuci secara menyeluruh.

Pembersihan perlu memastikan tidak ada sisa abu yang tertinggal pada bodi, kaca maupun bagian kendaraan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

6 Bandara Ditutup, Menhub Minta Warga Beralih ke Kereta, Bus dan Kapal

6 Bandara Ditutup, Menhub Minta Warga Beralih ke Kereta, Bus dan Kapal

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:40 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 19:26 WIB

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:22 WIB

Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus? Ini 4 Dampak yang Wajib Diwaspadai

Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus? Ini 4 Dampak yang Wajib Diwaspadai

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×