- Seoul Family Court memerintahkan Kwon Hyuk-bin menyerahkan harta senilai 2,55 triliun won kepada mantan istrinya pada Rabu, 9 September 2026.
- Putusan perceraian tersebut mencatatkan nilai pembagian harta gono-gini terbesar dalam sejarah hukum Korea Selatan hingga saat ini.
- Mantan istri Kwon mengajukan gugatan pada November 2022 dengan alasan memiliki kontribusi penting pada masa awal pendirian perusahaan.
Suara.com - Pendiri perusahaan game Korea Selatan Smilegate, Kwon Hyuk-bin, diperintahkan pengadilan untuk menyerahkan harta senilai sekitar 2,55 triliun won kepada mantan istrinya.
Nilai tersebut menjadi pembagian harta terbesar dalam sejarah perkara perceraian di Korea Selatan.
Putusan Seoul Family Court pada Rabu (9/9/2026) memerintahkan Kwon menyerahkan 35 persen saham Smilegate kepada mantan istrinya serta membayar uang tunai 65 miliar won.
Total nilai pembagian harta tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$1,8 miliar.
Jika dikonversikan ke rupiah, nilai tersebut berada di kisaran Rp28 triliun.
Putusan terhadap Kwon mengalahkan nilai pembagian harta dalam perceraian Ketua SK Group Chey Tae-won dan Roh Soh-yeong.
Dalam perkara tersebut, nilai pembagian harta yang ditetapkan mencapai 944 miliar won.
Kwon mendirikan Smilegate pada 2002 dan membangun perusahaan tersebut menjadi salah satu pemain besar industri game Korea Selatan.
Ia kini menjabat sebagai Chief Visionary Officer (CVO) Smilegate.
Pengadilan menilai nilai kekayaan Kwon mencapai sekitar 8,016 triliun won.
Putusan itu muncul setelah mantan istrinya, bermarga Lee, mengajukan gugatan cerai pada November 2022.
Dalam gugatan tersebut, Lee meminta sebagian besar kepemilikan Kwon di Smilegate dibagikan kepadanya.
Ia berargumen telah berkontribusi pada masa awal pendirian dan pengelolaan perusahaan, termasuk melalui pekerjaan rumah tangga selama pernikahan.
Lee sebelumnya mengklaim pernah memiliki sekitar 30 persen saham pada masa awal Smilegate serta tercatat sebagai direktur dan perwakilan perusahaan.
Karena itu, ia menilai kontribusinya layak diperhitungkan dalam pembagian aset.