- Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan kekerasan seksual melibatkan artis BP pada Sabtu, 12 September 2026.
- Unggahan media sosial Threads yang menuding anak artis berinisial BP menjadi awal mula ramainya kasus ini.
- Ruben Onsu meminta maaf melalui Instagram dan menyatakan keluarganya akan bersikap kooperatif menghadapi penyelidikan polisi.
Suara.com - Nama Betrand Peto kembali menjadi perhatian setelah muncul laporan terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
Kabar tersebut ramai diperbincangkan setelah sebuah unggahan di media sosial menyinggung dugaan tindakan yang melibatkan penyanyi tersebut.
Laporan itu kemudian menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, termasuk pertanyaan mengenai awal mula kasus dan pihak yang membuat laporan.
Lantas, bagaimana awal mula Betrand Peto dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual dan apa kata Ruben Onsu mengenai persoalan tersebut? Berikut rangkuman informasi mengenai kronologi laporan dan pernyataan pihak terkait.
Kronologi Dugaan Kasus yang Menyeret Betrand Peto

Kabar mengenai dugaan kasus yang menyeret Betrand Peto pertama kali ramai setelah sebuah unggahan di platform Threads.
Akun @prass_iam04 menyebut adanya anak artis berinisial BP diduga membuat keributan bersama teman-temannya di sebuah tempat hiburan malam.
Dalam unggahan tersebut, akun itu juga menuliskan dugaan adanya kekerasan terhadap seorang perempuan hingga menyebabkan luka pada bagian telinga.
Selain itu, terdapat tudingan mengenai dugaan kekerasan seksual terhadap perempuan yang disebut sebagai korban.
Akun itu kemudian mengaku sedang mencari informasi lebih lanjut mengenai kejadian lengkapnya dan mendampingi korban untuk membuat laporan ke polisi. Akun tersebut juga menyebut adanya dua laporan polisi yang masuk pada hari yang sama.
Nama Betrand Peto tidak disebut secara langsung dalam unggahan awal tersebut. Namun, warganet kemudian mengaitkan sosok anak artis yang dimaksud dengan Betrand Peto.
Kabar tersebut semakin ramai setelah media memberitakan bahwa Polda Metro Jaya menerima laporan terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual.
Polisi membenarkan adanya laporan terhadap artis berinisial BP yang kemudian diketahui berkaitan dengan anak angkat Ruben Onsu.
Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa laporan tersebut diterima pada Sabtu pagi, 12 September 2026. Disebutkan bahwa terlapor adalah ATT alis BP yang merupakan anak angkat dari artis berinisial RSO.
Namun, pihak kepolisian belum mengungkap identitas pelapor, kronologi lengkap kejadian, maupun rincian dugaan perkara yang sedang ditangani.
Polisi juga menyampaikan bahwa laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Karena itu, belum ada kesimpulan mengenai kebenaran seluruh tudingan yang beredar di media sosial.
Ruben Onsu Buka Suara dan Minta Maaf Lewat Instagram

Ruben Onsu akhirnya memberikan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu, 13 September 2026. Dalam unggahan tersebut, Ruben menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaan yang sedang ramai diperbincangkan.
Ruben juga meminta maaf karena baru dapat memberikan penjelasan kepada publik pada pagi hari. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya dirinya menunggu Betrand Peto pulang setelah menjalani kegiatan syuting hingga larut malam.
Selain itu, Ruben mengatakan bahwa dirinya akan mendengarkan penjelasan dari teman Betrand yang berada di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan agar ia dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai kondisi sebenarnya.
Ruben mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau mengambil kesimpulan terlalu cepat mengenai laporan yang dibuat di Polda Metro Jaya. Ia menegaskan bahwa pihak keluarga tidak akan menutup-nutupi kejadian yang sebenarnya.
Menurut Ruben, pihaknya akan berusaha bersikap kooperatif dan memberikan keterangan sesuai dengan bukti-bukti yang tersedia. Ia juga menyatakan akan melakukan hal-hal yang diperlukan selama proses penanganan perkara berlangsung.
"Percayalah kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya," tulis Ruben Onsu dalam pernyataannya.
Di bagian akhir unggahan, Ruben kembali meminta maaf atas pemberitaan yang menimbulkan ketidaknyamanan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada publik atas pengertian dan perhatian yang diberikan.
Hingga saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh pihak kepolisian. Oleh karena itu, informasi mengenai dugaan keterlibatan Betrand Peto perlu dipahami sebagai laporan dan tudingan yang belum memiliki kesimpulan hukum.