- Penyanyi Kanaya Whu meninggal dunia akibat penyakit kanker di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada 13 September 2026.
- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana membangun Masjid Kanaya di Tasikmalaya untuk mengenang almarhumah setelah 40 hari.
- Kanaya Whu dikenal sebagai vokalis Emka 9 yang sering mendampingi kegiatan seni dan budaya Dedi Mulyadi.
Kanaya kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Lengkong Sari, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Kabar kepergiannya disampaikan oleh pihak keluarga dan Dedi Mulyadi melalui media sosial.
Sebelum dikenal sebagai vokalis Emka 9, Kanaya telah memiliki pengalaman di dunia hiburan sejak masih kecil. Ia disebut pernah menjadi artis cilik sebelum kemudian menjalani perjalanan karier yang lebih panjang sebagai penyanyi.
Kanaya tumbuh besar dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta, meskipun disebut lahir di Bandung. Bakat menyanyinya juga disebut berasal dari sang ibu yang memiliki kemampuan bernyanyi.
Dalam perjalanan hidupnya, Kanaya sempat mencoba bekerja sebagai karyawan kantoran. Namun, ia merasa dunia tersebut bukan bidang yang sesuai dengan minatnya sehingga memutuskan keluar dan kembali menekuni musik.
Sebagai vokalis Emka 9, Kanaya tidak hanya membawakan lagu-lagu populer, tetapi juga harus memahami makna lagu-lagu bernuansa Sunda dan kebudayaan. Sejumlah lagu yang dibawakannya memiliki nada tinggi serta lirik berbahasa Sunda dengan makna yang cukup mendalam.
Kedekatan Dedi dan Kanaya diketahui terjalin melalui kegiatan musik dan kebudayaan. Kanaya bersama Emka 9 diketahui sering mengiringi kegiatan Dedi Mulyadi. Ia tampil dalam berbagai agenda, mulai dari acara resmi hingga kegiatan seni dan budaya di sejumlah wilayah Jawa Barat.
Salah satu penampilan terakhir Kanaya di hadapan masyarakat Jawa Barat berlangsung dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Saat itu, ia bersama kru Emka 9 mengiringi iring-iringan kereta kencana yang membawa Bendera Merah Putih dari Gedung Pakuan menuju Gedung Sate.
Dalam acara tersebut, Kanaya mengenakan pakaian veteran dan membawakan lagu "Melati di Tapal Batas" karya Ismail Marzuki. Penampilan itu kemudian menjadi salah satu momen terakhir Kanaya tampil di depan masyarakat sebelum kabar duka mengenai kepergiannya.