- MD Pictures merilis film komedi berjudul Gak Ada Matinya yang disutradarai oleh Etienne Caesar dan tayang pada 5 November 2026.
- Binsar menghadapi dilema keuangan dan asuransi ketika ayahnya yang dikira meninggal dunia ternyata masih hidup di Indonesia.
- Film ini dibintangi oleh Oki Rengga, Mathias Muchus, serta Fedi Nuril dan didukung jajaran aktor lintas generasi.
Suara.com - Apa jadinya jika kematian yang seharusnya membawa duka, justru menjadi "pintu rezeki" yang dinanti, namun tiba-tiba batal terjadi?
Premis nyeleneh inilah yang diangkat oleh MD Pictures dalam film terbaru mereka bertajuk Gak Ada Matinya.
Visual perdana film ini saja sudah cukup untuk membuat alis penonton berkerut sekaligus tersenyum.
Dalam poster resminya, tampak seorang pria setengah badan masih terbalut kain kafan, duduk santai di atas mobil jenazah.
Alih-alih suasana mencekam, ia justru memegang kue ulang tahun dengan lilin menyala, dikelilingi keluarga yang tertawa di tengah tetesan air mata haru.
Di latar belakang, sebuah papan nama bertuliskan "Luhut Tailor" melengkapi potret absurd tersebut.
Antara Cicilan KPR dan "Kebangkitan" Sang Ayah
Disutradarai oleh Etienne Caesar di bawah tangan dingin produser Manoj Punjabi dan Muhadkly Acho, Gak Ada Matinya menawarkan sudut pandang yang segar tentang dinamika keluarga.
Cerita berpusat pada Binsar (Oki Rengga), seorang anak yang memiliki hubungan dingin dengan ayahnya, Luhut (Mathias Muchus).
Badai ekonomi menghantam Binsar, membuatnya terhimpit tunggakan KPR yang mencekik. Di tengah keputusasaan itu, sebuah kabar duka datang: sang ayah meninggal dunia.
Bagi Binsar, kematian sang ayah adalah "angin segar" finansial karena adanya warisan santunan asuransi jiwa senilai Rp2 miliar.
![Film komedi Gak Ada Matinya yang dibintangi Oki Rengga, Fedi Nuril, dan Mathias Muchus siap tayang di bioskop Indonesia pada 5 November 2026. [Ferry Noviandi/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/28/19668-film-gak-ada-matinya.jpg)
Namun, rencana pelunasan utang itu buyar seketika saat Luhut ternyata masih bernyawa.
Kini, Binsar terjebak dalam dilema moral yang konyol sekaligus tragis: merelakan uang miliaran itu hangus, atau menyembunyikan fakta bahwa ayahnya masih hidup demi klaim asuransi?
Situasi kian memanas saat Fahri (Fedi Nuril), seorang penyelidik asuransi yang gigih, mulai mencium aroma penipuan di balik klaim tersebut.
Strategi Baru MD Pictures di Tahun 2026