DKPP Gelar Sidang Kode Etik

Arsito Hidayatullah, Oke Dwi Atmaja

Senin, 22 Januari 2018 | 19:34 WIB
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
    Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
    Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Teradu Ketua KPU Arief Budiman dalam sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
    Teradu Ketua KPU Arief Budiman dalam sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
    Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Teradu Ketua KPU Arief Budiman dalam sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
    Teradu Ketua KPU Arief Budiman dalam sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
    Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Suasana sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
    Suasana sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Teradu Ketua KPU Arief Budiman dalam sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Teradu Ketua KPU Arief Budiman dalam sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota Majelis DKPP memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan jajaran KPU Provinsi Papua di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]
  • Suasana sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono, bersama anggota, di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hardjono (tengah), bersama anggota Majelis DKPP Ida Budhiati (kiri) dan Teguh Prasetyo (kanan) saat memimpin sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (22/1/2018). Sidang tersebut menyidangkan dua perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggaraan pemilu dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua KPU Provinsi Papua Adam Arisoi, beserta anggota KPU Provinsi Papua Sombuk Musa Yosep, Beatrix Wanane, Izak Hikoyabi dan Tarwinto, terkait Pilkada Kabupaten Jayapura 2017. [Suara.com/Oke Atmaja]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggaran Pilkada Serentak 2018 Rp10,8 Triliun

Anggaran Pilkada Serentak 2018 Rp10,8 Triliun

News | Jum'at, 24 November 2017 | 13:38 WIB

Tiga Masalah yang Bisa Picu Konflik Pilkada 2018

Tiga Masalah yang Bisa Picu Konflik Pilkada 2018

News | Selasa, 07 November 2017 | 19:06 WIB

Sidang Gugatan Partai, KPU Persoalkan Surat Undangan

Sidang Gugatan Partai, KPU Persoalkan Surat Undangan

News | Jum'at, 03 November 2017 | 16:48 WIB

Terkini

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

×