Tenda Darurat Kurang, Korban Gempa Cianjur Mengungsi di Angkot Bersama Kucing Peliharaan

Dwi Bowo Raharjo
Warga memberi makan peliharanhnya saat mengungsi di mobil angkutan kota di Kampung Kuta, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc].
Warga memberi makan peliharanhnya saat mengungsi di mobil angkutan kota di Kampung Kuta, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc].

Warga tersebut juga nampak membawa kucing peliharaanya beserta kandang besi.

Suara.com - Warga terdampak gempa Cianjur berkekuatan magnitudo 5,6 terpaksa mengungsi di mobil angkot karena kurangnya tenda darurat di Kampung Kuta, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022).

Warga tersebut juga nampak membawa beebrapa kucing peliharaanya beserta kandang besi. Pria itu tampak memberi makan peliharaannya saat mengungsi di mobil angkutan kota.

Sebelumnya Pemkab Cianjur mengeluarkan surat keputusan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur selama 30 hari, dimulai 21 November 2022 hingga 20 Desember 2022.

Pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB, Cianjur diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,6.

Dampak dari kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan rumah, gedung dan toko serya menimbulkan korban baik luka-luka maupun meninggal dunia.

BNPB mencatat hingga Rabu (23/11/2022) sore, ada 271 korban jiwa dalam bencana gempa Cianjur. Kemudian tercatat ada 2.043 korban luka akibat gempa Cianjur.