Kerap Mendapat Tekanan hingga Bunuh Diri, Ribuan Guru di Korsel Gelar Demo Besar-besaran

Dwi Bowo Raharjo, Alfian Winanto

Rabu, 06 September 2023 | 11:24 WIB
  • Para pengunjuk rasa mengangkat tanda bertuliskan "Mengungkap kebenaran adalah cara untuk menghormati" selama unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
    Para pengunjuk rasa mengangkat tanda bertuliskan "Mengungkap kebenaran adalah cara untuk menghormati" selama unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Seorang pengunjuk rasa meletakkan bunga di atas panggung untuk memperingati seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
    Seorang pengunjuk rasa meletakkan bunga di atas panggung untuk memperingati seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Para pengunjuk rasa berpartisipasi dalam unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
    Para pengunjuk rasa berpartisipasi dalam unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Para pengunjuk rasa mengheningkan cipta untuk seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
    Para pengunjuk rasa mengheningkan cipta untuk seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Seorang pengunjuk rasa meletakkan bunga di atas panggung untuk memperingati seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
    Seorang pengunjuk rasa meletakkan bunga di atas panggung untuk memperingati seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Para pengunjuk rasa mengheningkan cipta untuk seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
    Para pengunjuk rasa mengheningkan cipta untuk seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Para pengunjuk rasa mengangkat tanda bertuliskan "Mengungkap kebenaran adalah cara untuk menghormati" selama unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Seorang pengunjuk rasa meletakkan bunga di atas panggung untuk memperingati seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Para pengunjuk rasa berpartisipasi dalam unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Para pengunjuk rasa mengheningkan cipta untuk seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Seorang pengunjuk rasa meletakkan bunga di atas panggung untuk memperingati seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]
  • Para pengunjuk rasa mengheningkan cipta untuk seorang guru sekolah dasar yang meninggal karena bunuh diri pada bulan Juli lalu saat unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023). [Yung Yeon-je / AFP]

Suara.com - Para pengunjuk rasa mengangkat tanda bertuliskan "Mengungkap kebenaran adalah cara untuk menghormati" selama unjuk rasa menuntut perlindungan hak-hak guru di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (4/9/2023).

Sekitar 50 ribu guru di Seoul berunjuk rasa menuntut perlindungan hak, usai seorang guru muda ditemukan tewas bunuh diri diduga karena mendapat tekanan siswa dan orang tua pada bulan Juli lalu.

Unjuk rasa dilakukan karena para guru menganggap lemahnya pemerintah dalam mengambil langkah-langkah hukum dan cenderung bersikap pasif melindungi hak-hak para guru.

Data pemerintah Korea Selatan sendiri menyebut bahwa selama enam tahun terakhir hingga Juli 2023, sekitar 100 guru sekolah telah melakukan aksi bunuh diri di Korea Selatan. 57 guru di antaranya mengajar di sekolah dasar.

Selain protes di Seoul, sekitar 60 ribu hingga 70 ribu guru mengadakan demonstrasi di tempat lain. Pihak berwenang memperingatkan bahwa tindakan kolektif guru ini adalah ilegal dan mengancam tindakan disipliner. [Yung Yeon-je / AFP] [Teks : Suara.com/Alfian Winanto]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Pilu, Ibu Nyaris Bunuh Diri Ajak Bayi Lompat ke Jalur Kereta KRL: Gimana Cara Menenangkannya?

Video Pilu, Ibu Nyaris Bunuh Diri Ajak Bayi Lompat ke Jalur Kereta KRL: Gimana Cara Menenangkannya?

Lifestyle | Rabu, 06 September 2023 | 10:05 WIB

Tidak Hadiri Panggilan KPK, Cak Imin Sowan ke Guru Adam Noor Syarkawi, Didoakan Mendapat Kemudahan Berpolitik

Tidak Hadiri Panggilan KPK, Cak Imin Sowan ke Guru Adam Noor Syarkawi, Didoakan Mendapat Kemudahan Berpolitik

News | Selasa, 05 September 2023 | 19:29 WIB

45 Twibbon Maulid Nabi 2023 Terbaru dengan Desain Keren Siap Dijadikan Foto Profil

45 Twibbon Maulid Nabi 2023 Terbaru dengan Desain Keren Siap Dijadikan Foto Profil

News | Selasa, 05 September 2023 | 19:15 WIB

Formasi PPPK 2023 Guru, Pelajaran Apa yang Paling Banyak Diserap?

Formasi PPPK 2023 Guru, Pelajaran Apa yang Paling Banyak Diserap?

Lifestyle | Selasa, 05 September 2023 | 17:51 WIB

FOXS Indonesia Para Badminton International: Kantongi Lawan, Supriadi Mulus Tumbangkan Munna Khalid

FOXS Indonesia Para Badminton International: Kantongi Lawan, Supriadi Mulus Tumbangkan Munna Khalid

Surakarta | Selasa, 05 September 2023 | 15:41 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×