Hamparan Eceng Gondok Selimuti Kali Blencong di Bekasi

Alfian Winanto

Selasa, 07 Juli 2026 | 06:00 WIB
  • Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
    Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
  • Warga melihat tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
    Warga melihat tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
  • Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
    Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
  • Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
  • Warga melihat tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
  • Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]

Suara.com - Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). Hamparan gulma air tersebut menutupi hampir seluruh permukaan kali.

Penumpukan eceng gondok yang menutupi hampir seluruh permukaan kali berpotensi menyebabkan pendangkalan, menghambat aliran air, menimbulkan bau tidak sedap, serta mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Eceng gondok merupakan tanaman air yang dapat berkembang biak dengan cepat, terutama pada perairan yang kaya unsur hara akibat limbah organik. Pertumbuhannya yang tidak terkendali dapat mengurangi penetrasi cahaya matahari dan kadar oksigen terlarut di dalam air.

Selain mengganggu ekosistem, kepadatan eceng gondok juga dapat memperbesar risiko banjir karena menghambat aliran sungai dan menyumbat saluran air. Pengendalian rutin diperlukan agar fungsi sungai tetap terjaga, terutama saat memasuki musim hujan. [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut HUT RI ke-81,  Lorong Merah Putih 650 Meter Hiasi Tasikmalaya

Sambut HUT RI ke-81, Lorong Merah Putih 650 Meter Hiasi Tasikmalaya

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Kemarau Kepung Bekasi, 2.592 Hektare Sawah Dilanda Kekeringan

Kemarau Kepung Bekasi, 2.592 Hektare Sawah Dilanda Kekeringan

Foto | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:00 WIB

PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang

PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:00 WIB

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

NHM Perkuat Agenda ESG melalui Konservasi Mangrove dan Penguatan Ekonomi Komunitas Pesisir

NHM Perkuat Agenda ESG melalui Konservasi Mangrove dan Penguatan Ekonomi Komunitas Pesisir

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:46 WIB

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:55 WIB

52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan

52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:00 WIB

Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar

Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB

AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif

AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:45 WIB

×