Fresh.suara.com - Dancer ternama Korea Selatan, Noze, diserang netizen. Hal ini terjadi menyusul laporan eksklusif media Wikitree berisi dugaan soal Noze yang melakukan diskriminasi terhadap merek brand yang tak terlalu populer.
Menurut laporan tersebut, Noze menerima bayaran antara 30,0 juta Won (sekitar Rp345 juta) dan 50,0 juta Won (sekitar Rp576 juta) untuk mengiklankan sejumlah brand kecil di sebuah postingan halaman Instagramnya.
Menurut perjanjian, gambar-gambar brand tersebut akan diposting dalam waktu 3-6 bulan.
Sayangnya, diduga lantaran merek produk tersebut masih kecil alias belum tenar, Noze jarang mengunggah pada tanggal yang diminta.
“Kami meminta perwakilan Noze untuk mengunggah gambar, tetapi postingnya tertunda. Baru setelah kami mengirim beberapa pesan panjang, gambar itu diunggah. Itu berbulan-bulan setelah tanggal yang diminta,” kata brand produk A (nama disamarkan) sebagaimana dikutip dari Koreaboo.
Yang menambah sakit hati brand, Noze akan menghapus gambar tidak lama setelah mempostingnya.
Hal serupa disampaikan brand lain. Brand kecil tersebut, sebut saja brand B, menyayangkan kecenderungan Noze untuk menunda mengunggah postingan bersponsor dan kemudian menghapusnya segera setelah dia melakukannya.
“Gambar sponsor kami tidak lagi ada di platform media sosial Noze. Dia menghapus semuanya. Kami menghabiskan ribuan dolar per postingan, tetapi tidak diunggah pada tanggal yang diminta. Perwakilan Noze mengatakan itu karena alasan pribadinya. Ini membuat frustrasi karena kami tidak bisa terus menunggu,” ujar brand produk B.
Penundaan dan penghapusan gambar selanjutnya dikeluhkan memengaruhi strategi pemasaran merek.
Baca Juga: 30 Rapper KPop Pria Terbaik Sepanjang Masa Pilihan Fans, Idol Kamu Termasuk?
“Kami akan meluncurkan koleksi musiman kami dengan posting. Namun, karena kondisi Noze, foto-foto itu tidak diunggah. Gambar-gambar itu diunggah setelah musim berakhir. Kami harus memohon kepada perwakilan Noze selama proses berlangsung,” keluh brand produk C.
Agensi Noze, Starting House, mengkonfirmasi dengan Wikitree bahwa tuduhan itu benar tetapi menyatakan bahwa gambar-gambar tersebut diunggah dalam timeline yang diberikan, dan dengan demikian tidak ada masalah.
Memantau akun Instagram Noze, ada sejumlah posting yang disponsori dari merek mewah yang lebih besar seperti Fendi dan Gucci yang sudah diposting sejak beberapa bulan yang lalu.
Netizen mengkritik penari tersebut karena mendiskriminasi brand lokal yang lebih kecil. Sebuah postingan viral di komunitas online berjudul “Noze Advertising Controversy” telah dilihat lebih dari 200 ribu kali.
Dalam postingan tersebut, netizen berkumpul untuk mengungkapkan kekecewaan mereka pada Noze.