Fresh.suara.com - Park Po Gyun, Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, mengangkat topik soal pengecualian wajib militer khusus untuk grup BTS. Park Po Gyun mengungkap apa saja faktor terpenting untuk memberikan pengecualian tersebut.
Menteri Park Po Gyun menyatakan bahwa opini publik adalah satu-satunya faktor terpenting dalam memutuskan pengecualian dinas militer khusus untuk BTS pada konferensi pers yang diadakan di kompleks pemerintahan di Sejong pada 4 Juli 2022.
"Saya percaya bahwa dinas militer adalah tugas suci," kata Po Gyun ketika ditanya tentang pengecualian khusus untuk kelompok tersebut sebagaimana dikutip dari Allkpop.
Ia juga memuji grup tersebut dengan mengatakan, "Yang kedua adalah bahwa BTS telah mempromosikan budaya Korea di seluruh dunia dan telah memajukan prestise bangsa."
Selain itu, ia menjelaskan ada isu kesetaraan antara bidang seni dasar dan seni populer.
Untuk diketahui, atlet Korea yang memenangkan medali di Olimpiade atau medali Emas di Asian Games dibebaskan dari wajib militer. Lantas, ada perdebatan apakah atlet ini membawa lebih banyak prestise bagi bangsa daripada artis terkenal secara global seperti BTS.
Menteri Park Po Gyun menjelaskan, "Pendapat publik itu penting. Bukan kami yang mengambil inisiatif tapi kami mendengarkan opini publik dan menyampaikannya ke Majelis Nasional."
Anggota BTS secara hukum menunda dinas militer hingga usia 30 tahun ketika amandemen Undang-Undang Dinas Militer diumumkan pada Juni tahun lalu. Namun, Jin, anggota tertua BTS, harus mendaftar wajib militer pada akhir tahun ini jika mengacu pada undang-undang dinas militer saat ini.