Fresh.suara.com - Pengacara Farhat Abbas membuat pernyataan yang mengejutkan terkait kasus besar dugaan pembunuhan berencana Brigadir J oleh atasannya, Ferdy Sambo. Alih-alih mendukung agar Sambo memperoleh hukuman setimpal, Farhat Abbas malah berpendapat bahwa seharusnya Ferdy Sambo dinobatkan pahlawan dalam penegakan hukum.
Farhat Abbas beralasan, tindakan Ferdy Sambo jadi pelajaran kepada para ajudan petinggi kepolisian agar tidak mengkhianati atasannya.
"Saya menganggap Sambo ini pahlawan, pahlawan penegak hukum di kepolisian. Ini contoh yang baik, kalau orang jadi ajudan, orang udah jadi kepercayaan, jangan jadi pengkhianat," ungkap Farhat saat diwawancarai Uya Kuya di YouTubenya.
Bukan hanya itu, terlepas dari masih simpang siurnya motif pembunuhan Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Farhat Abbas berani menyebut bahwa almarhum Brigadir J berselingkuh dengan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.
"Menurut saya ini bukan pembunuhan berencana, tapi perencanaan perselingkuhan yang gagal sehingga menyebabkan kematian pada penyelingkuh tersebut," tukasnya.
Netizen yang memenuhi kolom komentar sebagian besar mengecam pernyataan Farhat Abbas. Pun, mereka menyayangkan Uya Kuya menghadirkan sosok yang terkenal sering membuat kontroversi tersebut.
“Jangan mengundang orang seperti ini !! Ngga respek sama sekali !!! Undanglah Nara sumber yg kompoten bukan sekedar cari panggung !! Mulutnya sifarhat sebagai pengacara....justru membawa kisruh!! Menjijikan
Kenapa ngga minta dibebaskan saja sekalian sambo dan semua yg terlibat dalam pembunuhan Brigadir Jhosua Hutabarat!! ,” tulis Hana Arios.
“Pengacara ga bermutu kog di undang wawancara. Hadeh...., Menambah keruh sikon. Undanglah orang2 yg bermutu bang Uya. Seperti Bu Irma yg cerdas, banyak orang yg simpati makanya Bu Irma dijuliki Srikandi Indonesia Seorang aktivis wanita Indonesia yg membela kebenaran dan keadilan. Jangan pengacara ini,” tulis Sri Prihadiningsih.