Fresh.suara.com - Baru-baru ini, video syur wanita dengan memakai kebaya merah viral di media sosial. Diketahui, video mesum tersebut direkam di sebuah hotel di kawasan Surabaya, Jawa Timur.
Terkait hal tersebut, artis Nafa Urbach pun geram. Pada akun Instagram miliknya, wanita 42 tahun itu mengungkap kekesalannya, mengapa yang di viralkan adalah kata-kata kebaya merah. Nafa mengaku sangat menjunjung tinggi kebaya sebagai salah satu budaya Indonesia.
"Apan sih gak penting. Apalagi berita ini viral dengan membawa budaya yg kt hormati yg kita junjung tinggi yaitu KEBAYA," tulis Nafa Urbach dikutip pada Selasa (8/11/2022).
"Viralnya budaya Indonesia yaitu Kebaya gak harus tercoreng dengan berita murahan seperti ini. Masih banyak yang lebih penting yg harus diurus bukan!!!" tulisnya seperti sewot.
Menurut Nafa, banyak orang yang sudah bersusah payah mengangkat budaya Indonesia. Namun, hal tersebut malah dirusak dengan adanya kasus kebaya merah.
"Gmna pendapat kalian? Haduuhh kita cape-cape mengangkat budaya indonesia dengan segala keindahannya dan filosofinya ini malah dirusak dengan berita murahan kek gini ampun dehh," tulisnya seperti geram.
"Njur nanti setiap orang pakai kebaya merah wes imajinasinya macem-macem, matenglah," keluhnya lagi.
Mendorong penggunaan kebaya di berbagai acara

Seperti diketahui, saat ini Nafa Urbach sedang mendorong kembali pemakaian kebaya. Nafa Urbach kini sering ditemui mengenakan kebaya di berbagai acara.
Maka dari itu, Nafa sangat marah mendengar adanya video syur seorang wanita mengenakan kebaya merah.
Terkait video syur tersebut, Aparat Subdit Siber Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menangkap pasangan pemeran video porno Wanita Kebaya Merah.
“Sampun [Sudah ditangkap pemeran video Wanita Kebaya Merah],” kata Direktur Reskrimsus Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Farman.
Saat ini, kedua pemeran video asusila tersebut adalah warga Surabaya. Kasus ini ditangani langsung oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim dan kedua pelaku masih dalam pemeriksaan.