SUARA GARUT - Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan pesan berantai Whatsapp seorang presenter berita berbahasa Arab yang menjelaskan bahwa Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud wafat.
Dalam video yang berdurasi 30 detik tersebut,tampak seorang presenter berita laki-laki lengkap dengan pakaian gamis dan igal (penutup kepala khas Arab) membacakan narasi berita.
Berlatar ruang pemberitaan dengan watermark dari sebuah stasiun televisi lokal, tampak presenter tersebut menyatakan dalam bahasa Arab, bahwa Raja Salman bin Abdul Aziz al Saud, penjaga dua tanah haram (Mekah dan Madinah) telah meninggal. Lantas benarkah berita tersebut?
CEK FAKTA:
Berdasarkan penelusuran sumber berita melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan link https://www.kominfo.go.id/content/detail/24966/hoaks-raja-salman-meninggal-dunia/0/laporan_isu_hoaks ,menyatakan bahwa berita tersebut adalah bohong alias hoax.
Menurut pihak Kominfo bahwa fakta klaim yang menyatakan Raja Salman bin Abdul Aziz meninggal dunia adalah tidak berdasar. Tidak ditemukan informasi yang valid mengenai beredarnya berita kematian Raja Salman tersebut di media-media mainstream.
Informasi yang terbaru yang beredar justru berita mengenai keberadaan Raja Salman dalam penangkapan salah satu keluarga kerajaan. Demikian, dikutip dari sumber laman website Kominfo.
Kesimpulan: Pesan berantai whatsapp tentang kematian Raja Salman adalah hoax.(*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Penumpang Bus ANS Padang-Jakarta Meningkat 95 Persen H-8 Lebaran 2023, Harga Tiket Masih Sama