SUARA GARUT - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yang terdiri dari PAN, Golkar dan PPP, berpotensi bubar.
KIB menjadi terancam bubar, setelah ada wacana PPP menawarkan Sandiaga Uno menjadi Cawapresnya Ganjar pranowo yang diusung PDIP.
Selain itu, mencuat ke publik, Golkar dari KIB merapat ke Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang diusung Gerindra dan PKB.
Sementara itu, Partai Golkar sendiri sudah mematangkan sikapnya untuk mengajukan Ketum Golkar Airlangga Hartarto menjadi Calon Presiden dari KIB.
Sejumlah pengamat politik menilai, anggota KIB kepentingan masing-masing untuk menduduki kursi kepresidenan.
Adanya rumor PPP yang mendukung Ganjar Pranowo dari PDIP, dengan menawarkan Sandiaga Uno menjadi Cawapres Ganjar.
Kemungkinan Gerindra membuka koalisi terhadap partai lain, katakanlah KIB masuk bergabung dengan KIR, artinya kan sama tinggi sama kuat.
Sementara itu, Pakar Politik Burhanudin Muhtadi menyebutkan, KIB saat ini rapuh dan rawan pecah.
Menurutnya dari empat poros yang ada yakni, KIB, KIR, Koaliasi Perubahan, dan poros Ganjar Pranowo dari PDIP.
Baca Juga: Girona vs Real Madrid, Carlo Ancelotti Pastikan Los Blancos Siap Tempur
KIB dinilai memiliki tingkat kerawanan yang tinggi tidak berjalan atau rawan pecah.
Burhandin menyebutkan dari tiga ketum KIB, tidak ada pionir yang memiliki elektabilitas yang kuat secara personal.
"Tidak ada pionir dari ketiga ketum KIB yang elektabilitasnya kuat secara personal," kata Burhanudin.
Oleh sebab itu, kondisi ini akan membuat KIB goyah, terlebih pasca pencapresan Ganjar.
Sementara koalisi yang lain ketum atau partainya memiliki bakal capres yang kuat.
KIR, punya Prabowo Suabianto, Koalisi perubahan ada Anis Baswedan, PDI memiliki Ganjar Pranowo.