Kepastian Jawaban Usulan Perubahan Penempatan Tugas CPPPK Guru 2022 dari Kemdikbudristek Belum Jelas, Honorer di Jabar Resah, Sebabnya Ini

Suara Garut | Suara.com

Selasa, 02 Mei 2023 | 21:01 WIB
Kepastian Jawaban Usulan Perubahan Penempatan Tugas CPPPK Guru 2022 dari Kemdikbudristek Belum Jelas, Honorer di Jabar Resah, Sebabnya Ini
Ilustrasi.FHGTK Tasikmalaya usai Rakor bersama Sekdis Kab Tasikmalaya.Kepastian jawaban ajuan perubahan penempatan tugas CPPPK guru belum jelas.(SUARA GARUT/doc Pribadi)

SUARA GARUT - Usulan perubahan penempatan CPPPK Guru formasi 2022, hingga saat ini masih menyisakan tanda tanya besar.

Padahal, pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH), sebagai syarat ajuan NI PPPK tersisa dua hari kedepan sejak, hari ini, Selasa, (2/05/2023).

Sedangkan dalam pengisian DRH, ada format data yang harus di isi, yakni lokasi penempatan yang dilamar.

Kondisi tersebut, tentu membuat sebagain pelamar yang tengah mengisi DRH merasa risau.

Meski begitu, progres pengisian DRH di Kabupaten Garut seperti yang di rilis Fagar, sudah mendekati angka 75 persen.

Sebenarnya, kata salah satu guru yang enggan disebutkan namanya, tidak keberatan kalau hasil ajuan perubahan penempatan tidak di acc kemendikbudristek.

Namun yang membuat mereka bingung, keputusan atau jawaban dari Kemendikbudristek hingga saat ini belum jelas.

Mereka bukan mempermasalahkan terkait jarak yang jauh, karena sepakat dengan surat pernyataan poin lima.

Namun jika ditempatkan, ditempat yang rasio gurunya kurang rasional, membuat jadi tidak proporsional.

Misalnya, di salah satu sekolah, terdapat guru yang mengampu bidang study Pendidikan Agama Islam, dengan status ASN.

Sementara jumlah rombel dan siswa tidak memungkinkan untuk berbagi jam pelajaran maka dampaknya, guru yang akan ditempatkan disekolah tersebut tidak kebagian jam pelajaran.

Di Kabupaten Garut, jumlahnya cukup banyak, seperti halnya di Kabupaten Tasikmalaya.

Forum Guru Honorer Tenaga pendidik dan kependidikan Kab Tasikmalaya menyebutkan, ada tujuh guru CPPPK yang memenuhi kriteria untuk diusulkan perubahan penempatanya.

Akan tetapi, seperti di daerah lain, kepastian kejelasan dari Kemdikbudristek belum ada.

"Disulkan oleh Dinas sudah, namun di sscasn penempatanya masih sama, atau belum berubah," kata Ketum FHGTK Tete Suherman, Selasa, (2/05/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesejahteraan Guru Honorer di Cimahi Memprihatinkan, Pemkot Dituntut Solusi Konkret

Kesejahteraan Guru Honorer di Cimahi Memprihatinkan, Pemkot Dituntut Solusi Konkret

Jabar | Selasa, 02 Mei 2023 | 20:30 WIB

Sebanyak 3,318 Guru Honorer di Garut Siap Berganti Status Menjadi ASN PPPK 2023, Ini Penjelasan Panselda

Sebanyak 3,318 Guru Honorer di Garut Siap Berganti Status Menjadi ASN PPPK 2023, Ini Penjelasan Panselda

| Selasa, 02 Mei 2023 | 12:38 WIB

Cepat Cek! Honorer Bekasi Akan Diangkat ASN Tanpa Tes, Catat Siapa Tahu Ada Namamu Disini

Cepat Cek! Honorer Bekasi Akan Diangkat ASN Tanpa Tes, Catat Siapa Tahu Ada Namamu Disini

| Selasa, 02 Mei 2023 | 08:59 WIB

Terkini

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:50 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB