Percepat Visi ASN Kelas Dunia, PPPK Sengaja Dibentuk seperti di Singapura, Begini Kata Prof Sopian Efendi

Suara Garut | Suara.com

Sabtu, 13 Mei 2023 | 11:09 WIB
Percepat Visi ASN Kelas Dunia, PPPK Sengaja Dibentuk seperti di Singapura, Begini Kata Prof Sopian Efendi
Percepat Visi ASN Kelas Dunia, PPPK Sengaja Dibentuk seperti di Singapura, Begini Kata Prof Sopian Efendi.(Foto: Tangkapan Layar/YouTube.Talk Show BKN)

SUARA GARUT - Mantan Kepala BKN era 1999-2000, Prof Sofian Efendi menyebutkan, Singapura dan Norwegia menjadi public service ASN paling terbaik di dunia.

Kata Prof Sopian Efendi yang juga dosen di Universitas Gajah Mada menuturkan negara yang public service ASN nya paling baik di dunia, 70 persen pegawainya berstatus PPPK.

Dengan tujuan itu, dia menggagas terbentuknya PPPK dalam mengisi profesi ASN di Indonesia.

"Kontrak goverment employee yang public servernya itu hanya 25-30 persen," ungkap Prof Sopian.

Prof Sopian berharap yang dilakukan Singapura dapat dijadikan sebagai standar dalam pemerintahan di Indonesia.

"Di kita tenaga guru dan kesehatan paling sesuai menempati posisi ASN PPPK, karena langsung berhadapan dengan public, atau menjadi pelayan public, yang butuh cepat mendapatkan pelayanan," katanya.

Sementara posisi PNS menurut Prof Sopian, lebih menjalankan tugas-tugas administrasi pemerintahan.

"Meski begitu tenaga-tenaga ahlinya di dalam pemerintahan bisa juga oleh PPPK," kata Prof Sopian Efendi saat dipantau garut.suara.com dari perbincangan talk show BKN yang ditayangkan YouTube.

Menjadikan PPPK dengan Visi ASN kelas dunia, harus diimbangi dengan kompensasi gaji yang lebih besar, bahkan harus lebih tinggi dari gaji seorang pegawai swasta.

"Yang paling efektif adalah kompensasi gaji, remunerasi dan tunjangan harus lebih tinggi dari swasta, seperti yang dilakukan Singapura," cetusnya.

ASN itu bukan hanya tentang kepegawaian kata Prof Sopian, tetapi tentang profesi, semua yang bekerja dituntut profesional.

"Itu aja masih banyak yang nggak paham tentang tujuan dibentuknya PPPK," tandasnya.

Saat ini menurut Prof Sopian sudah jauh dari tujuan.

"Bagaimana kita membuat PPPK Indonesia menjadi ASN kelas dunia, yang lebih cepat mobilitasnya, lebih tinggi, lebih adaptif dengan perubahan-perubahan," ujarnya.

Ide membentuk PPPK, merupakan salah satu track cepat, yang dicari adalah kompetensi dan kualitas untuk seorang calon pegawai pemerintahan,imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mesti Ekstra Sabar, Gaji PPPK di Garut Belum Jelas Kapan akan Cair, Begini Penjelasan Pihak Bank

Mesti Ekstra Sabar, Gaji PPPK di Garut Belum Jelas Kapan akan Cair, Begini Penjelasan Pihak Bank

| Sabtu, 13 Mei 2023 | 10:30 WIB

Kepala BKN Sekaligus Dosen UGM Sebut, Pengangkatan ASN PPPK, Bukan Penampungan yang Gagal Tes, Begini Katanya

Kepala BKN Sekaligus Dosen UGM Sebut, Pengangkatan ASN PPPK, Bukan Penampungan yang Gagal Tes, Begini Katanya

| Sabtu, 13 Mei 2023 | 09:36 WIB

Humas BKN Umumkan Ribuan Peserta Seleksi ASN PPPK, Mengundurkan Diri, Meski DRH NI PPPK Sedang Berproses, Kenapa Ya?

Humas BKN Umumkan Ribuan Peserta Seleksi ASN PPPK, Mengundurkan Diri, Meski DRH NI PPPK Sedang Berproses, Kenapa Ya?

| Jum'at, 12 Mei 2023 | 20:48 WIB

Terkini

Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral

Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral

Jakarta | Minggu, 29 Maret 2026 | 23:12 WIB

Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim

Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim

Jakarta | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:53 WIB

Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu

Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu

Jakarta | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:41 WIB

Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak

Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak

Lampung | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:27 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan

PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan

Sumsel | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:02 WIB

Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar

Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar

Entertainment | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:00 WIB

ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?

ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:55 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Sulsel | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:40 WIB

Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI

Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI

Jatim | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:34 WIB