GARUT SUARA - Niat kuat untuk beribadah haji ke Tanah Suci baru-baru ini ditunjukan pasutri asal Bandung.
Dengan menunggangi sepeda motor miliknya, pasutri ini berencana melakukan perjalanannya ke Kota Makkah Arab Saudi, start dari Kota Batam ke Singapura.
“Saya akan mencoba merintis jalur baru, yaitu dari kota Batam ke Singapura,” ungkap Darmansyah Deva Sani (59) di akun TikTok @CEBOL30_SUMATRA, diunggah Kamis, 25 Mei 2023.
Jalur rute terungkap saat mantan dosen itu mnhawab pertanyaan warganet. Apakah ada jalur dari Kalimantan?
“Kalau rute Kalimantan itu hanya bisa orangnya. Kalau unit nggak bisa. Karena dari Serawak itu masuk ke Malaka hanya ada kapal cepat,” ungkap Darmansyah.
“Mungkin seperti itu yang bisa saya sampaikan, jadi biasanya biker-biker lintas negara itu nyebrang dari rute yang sudah biasa. Yaitu dari Tanjungbalai Asahan ke Portland (Malaysia)" ungkapnya.
Sementara itu, terkait estimasi biaya haji dengan naik sepeda motor, melalui akun TikTok nya, Darmansyah menjelaskan, bahwa biaya yang harus dilakukan berupa perizinan
“Kita gunakan dari awal itu adalah biaya SIM Internasional, biaya itu Rp3.275.000. Plus biaya paspor sekitar Rp300 ribu," bebernya.
Dijelaskannya, untuk mengurus CPD Carnet atau paspor kendaraan suoaya bisa keliling dunia, biaya yang harus disiapkan sebesar Rp 6 juta.
Baca Juga: Sudah Pulih, Rei IVE Siap Kembali Lanjutkan Aktivitas Bersama Grup
“Rinciannya, Rp5 juta untuk mendapatkan buku CPD Carnet dan Rp1 juta biaya administrasi,” jelasnya.
Diungkapkannya, CPD karnet juga harus ada jaminan sebesar 25 persen dari faktur kendaraan yang digunakan.
“Estimasi biaya perizinan yang kita keluaran diluar perjalanan,” tandasnya.
Sebelumnya dikabarkan, pasutri ini takut umurnya tak sampai, sehingga keduanya bertekad naik motor untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Antrian (Haji) yang terlalu lama jadi salah satu penyebab pasutri dari kota Kembang ini menunaikan ibadah haji dengan caranya sendiri.
"Berhubung ngambil finishnya di Mekkah, sekalian saya dan istri akan melakukan umroh, dan perjalanan ini sejauh 40 ribu kilometer PP dan itu saya perkirakan 8 bulan,” ungkap Dermasyah.