Ahli Gizi UGM: Sering Melewatkan Sarapan Pagi Berisiko Sebabkan Penyakit Serius, Simak Penjelasannya!

Suara Garut

Selasa, 06 Juni 2023 | 08:40 WIB
Ahli Gizi UGM: Sering Melewatkan Sarapan Pagi Berisiko Sebabkan Penyakit Serius, Simak Penjelasannya!
Melewatkan sarapan pagi bisa sebabkan penyakit serius.

SUARA GARUT - Dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., M.P,H., RD, mengimbau masyarakat untuk tidak melewatkan sarapan pagi

Menurutnya, kebiasaan ini tidak hanya berdampak pada tubuh dan otak dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki ancaman jangka panjang yang berpotensi menyebabkan penyakit serius, terutama penyakit jantung.

Dilansir dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM) dikutip garut.suara.com, Dr. Mirza menjelaskan bahwa orang yang sering melewatkan sarapan pagi memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner. 

Hasil dari riset yang telah berlangsung selama 16 tahun menunjukkan bahwa orang dalam rentang usia 45-82 tahun yang melewatkan sarapan memiliki risiko yang lebih tinggi terkena jantung koroner.

"Dari riset ini, kita dapat melihat bahwa risiko tersebut bukanlah hal yang sepele," ungkap Dr. Mirza.

Selain meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, kebiasaan melewatkan sarapan juga dapat memicu obesitas, yang pada gilirannya akan meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit lain. 

Ketika seseorang melewatkan sarapan, rasa lapar yang tinggi akan membuatnya makan berlebihan dan tidak terkontrol pada siang atau malam harinya. 

"Mereka cenderung memilih makanan cepat saji yang tinggi lemak, yang dapat menyebabkan diabetes, hipertensi, dan serangan jantung," Paparnya. 

Selain itu, melewatkan sarapan juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan metabolisme dalam tubuh akibat kurangnya asupan nutrisi penting. 

baca juga

Gangguan metabolik ini dapat menyebabkan kelebihan atau kekurangan zat-zat yang diperlukan oleh sel-sel tubuh, sehingga meningkatkan risiko terkena kanker.

Selanjutnya, melewatkan sarapan juga dapat menurunkan fungsi otak dan meningkatkan risiko terjadinya penurunan kognitif, termasuk demensia.

"Sarapan harus menjadi kebiasaan yang dijaga dan diperbaiki, karena dampaknya akan terasa dalam jangka panjang. Hal ini membuat kita rentan terhadap masalah kesehatan yang terkait dengan penyakit tidak menular, yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia," tegas Dr. Mirza. (*) 

Editor: Farhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Menu Sarapan agar Tetap Bugar dan Semangat di Musim Pancaroba

3 Menu Sarapan agar Tetap Bugar dan Semangat di Musim Pancaroba

Your Say | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:34 WIB

Pilih Makan di Hotel, Anies Baswedan Malah Disebut Taraf Kehidupannya Lebih Rendah Ketimbang Gibran

Pilih Makan di Hotel, Anies Baswedan Malah Disebut Taraf Kehidupannya Lebih Rendah Ketimbang Gibran

News | Kamis, 17 November 2022 | 15:01 WIB

Resep Makanan Sehat dan Bernutrisi yang Dapat Jadi Pilihan Ibu Saat Siapkan Sarapan Pagi

Resep Makanan Sehat dan Bernutrisi yang Dapat Jadi Pilihan Ibu Saat Siapkan Sarapan Pagi

Sumut | Selasa, 15 November 2022 | 16:09 WIB

Terkini

Antara Ketertiban dan Kebebasan Bicara: Mural yang Dihapus Kilat di Depan Kampus Trisakti

Antara Ketertiban dan Kebebasan Bicara: Mural yang Dihapus Kilat di Depan Kampus Trisakti

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:07 WIB

6 Parfum Pria Tahan Lama yang Cocok di Iklim Tropis, Wanginya Segar dan Maskulin

6 Parfum Pria Tahan Lama yang Cocok di Iklim Tropis, Wanginya Segar dan Maskulin

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh

Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:03 WIB

4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi

4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san

Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia

Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:59 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:54 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru

BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru

Jakarta | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli

Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:53 WIB

×