Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Bella | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Ahmad Dofiri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026). [Suara.com/Novian]
  • Komisi Percepatan Reformasi Polri merekomendasikan penghapusan kuota khusus dan pelibatan pihak eksternal dalam proses rekrutmen anggota Polri mendatang.
  • Ahmad Dofiri menyampaikan rekomendasi tersebut kepada Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada Selasa, 5 Mei 2026.
  • Otto Hasibuan menyoroti tingginya minat masyarakat mendaftar Polri meski institusi tersebut kerap mendapat kritik dan berbagai masalah.

Suara.com - Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Ahmad Dofiri, memastikan ihwal perekrutan anggota Polri turut menjadi bahan evaluasi dalam rekomendasi oleh komisi.

Dofiri tidak menampik adanya keluhan terkait biaya tertentu dalam proses rekrutmen Polri. Eks Wakapolri ini juga membeberkan soal kuota khusus.

"Iya, makanya kalau terkait dengan itu rekomendasinya di bidang aspek manajerial tadi. Nah kalau tadi rekrutmen gitu kan ya, sekarang ada misalnya kuota khusus itu dihapus," kata Dofiri usai konferensi pers dan menyampaikan hasil akhir komisi kepada Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian ini memastikan ke depan akan ada pihak eksternal yang dilibatkan dalam proses perekrutan anggota Polri.

"Kemudian sekarang harus menggunakan multi-aktor, panitianya itu bukan hanya dari internal Polri tapi juga dari luar Polri. Nah, rigid nanti seperti itu," kata Dofiri.

Heran Banyak Orang Daftar Polisi

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang juga Wakil Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, merasa heran karena saat ini banyak orang ingin mendaftar menjadi polisi. Padahal, di sisi lain, institusi tersebut kerap mendapat kritik dari masyarakat.

Hal itu disampaikan Otto saat konferensi pers usai audiensi bersama kelompok masyarakat dari organisasi keagamaan dan Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Rabu (10/12/2025).

Otto memandang keinginan mereformasi Polri muncul karena semua pihak sepakat ada persoalan di institusi tersebut sehingga perlu dibenahi.

Ia juga menyadari banyaknya permasalahan di Polri yang menjadi sebab munculnya kritik dari masyarakat. Pernyataan ini didasarkan pada aspirasi yang masuk ke Komisi Percepatan Reformasi Polri dalam sesi audiensi yang telah berlangsung selama satu bulan.

Namun, Otto memiliki pertanyaan berbeda. Ia melihat adanya anomali: meski banyak kritik, jumlah pendaftar Polri justru terus meningkat.

"Mereka mengatakan seperti itu yang masukan itu. Tapi saya mengatakan sebaliknya, saya berpikir, kenapa orang mengatakan benci kepada polisi, institusi polisi, tetapi semakin banyak pula orang yang pengen jadi polisi. Kan ini menjadi persoalan," kata Otto di Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (10/12/2025).

"Berlomba-lomba orang ingin menjadi Akpol, jadi Bintara, rebutan bayar sana bayar sini. Padahal yang dimasukinnya itu adalah suatu hal yang dibenci oleh masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan hal tersebut, Otto mempertanyakan alasan di balik tingginya minat masyarakat untuk bergabung dengan Polri.

"Sehingga kita berpikir, apakah memang mereka itu sudah menikmati tentang kebencian itu? Sudah nikmatin enggak kebencian itu? Kok sampai-sampai mereka itu enggak peduli lagi," kata Otto.

Ia juga mempertanyakan pertimbangan orang tua yang mendaftarkan anaknya menjadi polisi, apakah mereka memahami persoalan yang ada di institusi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

Kapolri Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi Reformasi Kepolisian

Kapolri Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi Reformasi Kepolisian

Video | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:30 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB