SUARA GARUT - Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Garut (Uniga) pada semester ganjil tahun ini telah selesai mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) yang diselenggarakan Kemendikbud.
Para mahasiswa itu telah menyelesaikan program tersebut di berbagai universitas dari Aceh sampai ke Sorong, Papua.
"Kami memberikan apresiasi kepada mereka, karena telah mempromosikan Uniga lebih luas lagi, sekaligus mempromosikan Garut dengan budaya Sundanya. Makanya tadi ada mahasiswa yang pake iket," kata Rektor Uniga, Abdusy Syakur Amien, usai mengapresiasi mahasiswanya, Jumat, 9 Juni 2023.
Lanjut Syakur, selain mahasiswanya mendapatkan pengalaman berharga dari program PMM itu, pihaknya juga mendapat masukan dari 22 mahasiswanya bagaimana cara terbaik untuk melayani mahasiswa luar Uniga yang yang akan ikuti PMM di universitasnya.
"Karena Insya Allah nanti pada tahun 2023 ini ada kurang lebih 38 orang dari perguruan tinggi luar yang akan melakukan kegiatan di sini. Kita akan melakukan persiapan sebaik-baiknya supaya mereka bisa bisa betah di Garut," ucapnya.
Syakur juga berharap, agar nanti mahasiswa dari luar itu bisa memberikan informasi yang baik tentang Garut.
"Dan syukur-syukur nanti akan memperkenalkan Garut sebagai daerah tujuan wisata yang terkenal dengan keramahannya, budayanya dan juga tetap berfungsi pada pendidikan," katanya.
Ia juga mengatakan, mahasiswa yang terpilih untuk program PMM ini merupakan orang-orang hebat yang terpilih oleh negara dari puluhan ribu mahasiswa yang ikut seleksi PMM ini.
Iman Saifullah, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uniga, mengatakan mahasiswa Uniga yang akan mengikuti program PMM selanjutnya sebanyak 38 orang dan akan disebar ke 18 perguruan tinggi yang ada di Indonesia.
Baca Juga: Lesti Kejora Latihan Berkuda, Warganet Umbar Pujian: Bunda Keren Imut Mungil Cantik Soleha
"Tahun 2023 Alhamdulillah kita akan memberangkatkan 38 mahasiswa untuk pertukaran mahasiswa merdeka ini ke-18 perguruan tinggi se-Indonesia," katanya.
Sementara dari perguruan tinggi luar yang akan datang ke Uniga tahun ini menerima 30 mahasiswa dari 16 perguruan tinggi se-indonesia
"Jadi Alhamdulillah Universitas Garut bisa dipercaya melalui program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini sehingga akan dikenal di Indonesia," katanya.
"Pelaksanaan PMM 3 ini selama satu semester, Alhamdulillah Uniga dipercaya dan dipilih oleh 412 mahasiswa se-Indonesia, hal ini membuktikan bahwa Uniga telah dikenal secara nasional. Namun karena sudah ketentuan Kemendikbud, jadi tahun ini Uniga menerima 30 orang mahasiswa," jelas Iman. (*)
Editor: Firman