Pegasus Alat Sadap Israel Dipakai Intai Tokoh Politik Indonesia, Prabowo dan Airlangga Disebut Jadi Target

Suara Garut

Senin, 12 Juni 2023 | 15:23 WIB
Pegasus Alat Sadap Israel Dipakai Intai Tokoh Politik Indonesia, Prabowo dan Airlangga Disebut Jadi Target
Ilustrasi. Pegasus alat sadap dari Israel dipakai untuk mengintai tokoh politik Indonesia. (Foto: pixabay.com)

SUARA GARUT - Alat sadap yang berasal dari Israel, Pegasus disebut sudah masuk ke Indonesia. Bahkan sudah digunakan untuk mengintai sejumlah tokoh politik di Indonesia.

Penelusuran keberadaan alat sadap Pegasus dilakukan IndonesiaLeaks untuk mengetahui penggunaan teknologi dari Israel itu.

Pegasus bisa mengambil data-data yang berasal dari HP seseorang. Bahkan kamera dan alat perekam bisa otomatis terhubung.

Sumber IndonesiaLeaks mencoba mempraktikkan bagaimana alat surveillance dan alat sadap bekerja. Pengusaha itu mengeluarkan laptop kemudian membuka sebuah aplikasi. Dalam aplikasi tertera berbagai macam tools sebagai jalur untuk memilih serangan agar dapat dikirim melalui sosial media, link, foto, video, hingga nomor telepon.

Ia kemudian mencontohkan nomor telepon yang disusupi. Nomor itu dimasukkan ke dalam aplikasi. Setelah itu keluar berbagai macam data yang dapat diunduh. Salah satunya lokasi, telepon, camera, dan video.

"Jadi semua isi perangkat target dapat diambil," ujar sumber Indonesia Leaks saat ditemui pada 4 November 2022 lalu. 

Ia juga memperlihatkan sebuah foto dirinya sedang praktik penyadapan dari seorang rekanan pengusaha lain. Foto itu menunjukkan seseorang sedang berada di depan layar komputer jinjing yang dipakai.

"Pakai alat NSO ada trainingnya. Satu minggu itu bisa, nggak perlu memasukkan coding. Tinggal memasukkan nomor kontak, tinggal click," ujarnya tertawa.

Menurutnya, alat pegasus ada yang terbatas dan tidak. Untuk yang terbatas, hanya bisa dipakai sebanyak 7-20 target user. "Jadi satu target satu user," ucapnya.

Tak cukup hanya menggunakan alat pegasus. Jika sudah membeli, maka pihak pengguna harus perbarui perangkat lunaknya. Proses itu dilakukan setahun sekali.

Biaya yang dikeluarkan untuk memerbaruinya butuh biaya yang tak sedikit, bisa sampai Rp 100 miliar. Namun jika tidak ada pembaruan, alat tidak akan bisa digunakan kembali. Lantaran itu pula, target yang disasar merupakan sosok highprofile.

"Barang itu mahal. Kalau targetnya cuma mahasiswa, aktivis, serangannya nggak perlu Pegasus. Dengan cara-cara biasa di internet juga banyak," ujarnya.

Menurutnya, alat Pegasus seharusnya digunakan untuk pertahanan negara dari ancaman atau serangan pihak luar. Bukan untuk memata-matai masyarakat maupun tokoh politik di Indonesia.

Namun kenyataannya, Pegasus kerap disalahgunakan tidak sesuai fungsinya. Sehingga, praktiknya cenderung dilakukan serampangan bahkan menimbulkan abuse terhadap target.

Kenyataan itu yang kemudian membuat Pemerintah Amerika Serikat melakukan moratorium penggunaan Pegasus pada 2018 di negeri Paman Sam itu. Seluruh alat NSO Group maupun perusahaan lain yang memproduksi alat zero click dilarang dijualbelikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahaya! Bungkam Demokrasi, Indonesia Datangkan Alat Penyadap Bersifat 'Zero Click' dari Israel Bernama Pegasus

Bahaya! Bungkam Demokrasi, Indonesia Datangkan Alat Penyadap Bersifat 'Zero Click' dari Israel Bernama Pegasus

Garut | Senin, 12 Juni 2023 | 13:53 WIB

FIFA U-20: Kejutan Terakhir Israel di Laga Pamungkas Gelaran Piala Dunia

FIFA U-20: Kejutan Terakhir Israel di Laga Pamungkas Gelaran Piala Dunia

Your Say | Senin, 12 Juni 2023 | 08:05 WIB

Survei LSN: Elektabilitas Prabowo Terbang Tinggi Tinggalkan Ganjar-Anies

Survei LSN: Elektabilitas Prabowo Terbang Tinggi Tinggalkan Ganjar-Anies

News | Senin, 12 Juni 2023 | 06:33 WIB

Terkini

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Sport | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Sumsel | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:25 WIB

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Video | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:00 WIB

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Malang | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:44 WIB

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Jatim | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:32 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB