garut

Ratusan Ton Sampah di Garut Tiap Hari Masuk TPA Pasirbajing, Butuh Intervensi Strategi Agar Tidak Terjadi Penumpukan

Suara Garut Suara.Com
Kamis, 13 Juli 2023 | 20:03 WIB
Ratusan Ton Sampah di Garut Tiap Hari Masuk TPA Pasirbajing, Butuh Intervensi Strategi Agar Tidak Terjadi Penumpukan
Truk pengangkut ratusan ton sampah di Garut.

SUARA GARUT - Setiap hari ratusan tonsampah di Kabupaten Garut, Jawa Barat diangkut ke Tempat Pembungan Akhir (TPA) sampah Pasirbajing.

Sekira 230 ton sampah diangkut oleh 38 armada yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut dan 10 kendaraan pengangkut sampah yang ada di kecamatan

Selain itu ada juga sampah yang dibuang langsung oleh masyarakat umum ke TPA Pasirbajing.

"Jadi ada sekitar totalnya 230 ton perhari yang masuk sampah ke TPA," ujar Kepala DLH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, seusai memimpin Rapat Evaluasi Kinerja Pengelolaan Sampah, di Kantor DLH Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (13/07/2023).

Jujun mengungkapkan, hasil dari Rapat Evaluasi Pengelolaan Sampah kinerja DLH Garut untuk penanganan sampah ini naik sekitar 1.5 persen di tahun 2023.

Meski begitu, kata Jujun, kinerja pengelolaan sampah ini masih jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Garut.

Target tahun 2023 ini seharusnya sudah mencapai 45 persen untuk pengelolaan sampah ini, tapi tahun ini baru mencapai 31.5 persen. 

Sehingga diperlukan satu intervensi bagaimana strategi untuk meningkatkan kinerja pengolahan sampah ini.

"Tentu saja korelasinya adalah terkait dengan lingkup pelayanan, artinya semakin besar lingkup pelayanan, semakin luas yang dilayani, semakin banyak penanganan yang dilakukan, artinya semakin banyak sampah yang diangkut ke TPA," katanya.

Baca Juga: Laris Manis, Junho 2PM Digaet Bintangi Serial Netflix Berjudul 'Cashero'

Meski demikian, ia menilai hal tersebut bukan solusi yang terbaik, karena menurutnya, TPA ini memiliki kapasitas yang terbatas. 

Oleh karenanya, solusi yang terbaik adalah sampah ini harus selesai di hulunya disertai upaya pengurangan sampah di rumah tangga.

Guna mewujudkan hal tersebut, lanjut Jujun, DLH Kabupaten Garut akan membuat satu gerakan pengurangan sampah secara masif melalui edukasi kepada masyarakat.

"Mulai dari kesepakatan terkait pengelolaan sampah, siapa yang mengolahnya, model sarana dan prasarana, sumber anggaran, hingga menentukan tempat mengumpulkan sampah itu sendiri," katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI