Salah Paham! Caleg PDI Perjuangan Babak Belur Diamuk Massa, Anak Bantah Diperkosa Hingga Hamil

Suara Garut | Suara.com

Jum'at, 21 Juli 2023 | 09:46 WIB
Salah Paham! Caleg PDI Perjuangan Babak Belur Diamuk Massa, Anak Bantah Diperkosa Hingga Hamil
Calon Anggota DPRD dari PDI Perjuangan babak belur dianiaya warga akibat salah paham. (Foto: Instagram Yuni Rusmini)

SUARA GARUT - Akibat salah paham, Calon Anggota Legislatif (Caleg) Kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan diamuk massa hingga babak belur dan kritis di rumah sakit.

Peristiwa pengeroyokan tersebut dilakukan oleh warga di Desa Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (16/7/2023).

Pengeroyokan itu dipicu informasi yang diartikan dan dianggap korban telah melakukan perkosaan dan menghamili anaknya sendiri.

Namun belakangan ini terungkap, anak perempuan korban mengatakan dirinya telah dirusak oleh ayahnya telah dipahami salah oleh kakaknya.

Kuasa hukum korban, Hariadi Rahman dari Lembaga Advokasi Hukum Indonesia (LAHI) menerangkan dalam kasus tersebut terjadi salah paham terhadap laporan yang disampaikan pelapor, dalam hal ini kakak dari korban yang diduga mengalami tindakan asusila oleh S.

Setelah pihaknya melakukan penelusuran untuk mengungkap kasus tersebut, pihak kuasa hukum telah mendapatkan pernyataan dari anak korban, bahwa ia tak sedikit pun pernah dilecehkan oleh ayahnya.

"Ternyata memang, korban itu tidak pernah dihamili ataupun diperkosa atau digauli oleh bapaknya," ungkap Hariadi, Selasa (18/7).

Diterangkannya, anak S yang diduga mengalami tindakan asusila juga telah menjalani visum, meski hasil visum itu belum diterima dari pihak kepolisian.

"Tapi kalau terkait pengecekan kehamilan itu sudah dilakukan sebanyak dua kali, ternyata itu tidak ada (tidakhamil). Hasilnya negatif," tegasnya.

Hariadi menuturkan, kesalahpahaman dalam kasus itu bermula saat anak S yang diduga menjadi korban tindakan asusila menyampaikan kepada kakaknya bahwa dirinya telah dirusak sang ayah. Namun istilah rusak yang dimaksud sebenarnya merujuk pada rasa sakit hati lantaran setiap keinginannya tak pernah dituruti.

Sayangnya, pernyataan yang menyebut telah dirusak itu kemudian mendapat persepsi yang salah dari sang kakak. Dia (terduga korban) pernah menyampaikan ke kakaknya yang sebagai pelapor, kalau dia sudah dirusak, rusak yang disampaikan itu rusak perasaannya karena tidak pernah dikuti selama dua bulan ini apapun permintaannya sama bapaknya,"
terang dia.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR RI Asal Lombok Meninggal Dunia di Makassar

Anggota DPR RI Asal Lombok Meninggal Dunia di Makassar

Bali | Kamis, 20 Juli 2023 | 15:06 WIB

Siapa Budiman Sudjatmiko? Politisi PDI-P Bertemu dengan Prabowo

Siapa Budiman Sudjatmiko? Politisi PDI-P Bertemu dengan Prabowo

News | Rabu, 19 Juli 2023 | 21:42 WIB

Buntut Temui Prabowo Subianto, Budiman Sudjatmiko Akan Dipanggil DPP PDIP

Buntut Temui Prabowo Subianto, Budiman Sudjatmiko Akan Dipanggil DPP PDIP

News | Rabu, 19 Juli 2023 | 15:23 WIB

Terkini

Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar

Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar

Jatim | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:34 WIB

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:32 WIB

Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2

Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:30 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?

Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:27 WIB

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bukan Sekadar Isekai: Mengapa Mushoku Tensei Dianggap Pelopor Genre Modern?

Bukan Sekadar Isekai: Mengapa Mushoku Tensei Dianggap Pelopor Genre Modern?

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:25 WIB

Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?

Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?

Surakarta | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:24 WIB

Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun

Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun

Kaltim | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:22 WIB

Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal

Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:20 WIB