SUARA GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam kunjungan terbarunya, memantau pembangunan beberapa kantor dinas di lingkungan Pemkab Garut.
Yang menjadi perhatiannya, peises pembangunan kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, yang berlokasi di bekas Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat 24 Agustus 2023.
Kedapatan, dalam progres pembangunan kantor Disdamkar masih minus 3% (di angka 97%) dari target yang sudah ditentukan.
Meski demikian, Bupati telah menerima laporan dari pihak penyedia konstruksi bahwa target tersebut diperkirakan akan tercapai dalam tiga hari setelah pengecoran.
"Saya kira di sini raw materialnya cukup ada, dan ini progresnya akan diselesaikan di bulan November," kata Rudy di sela-sela peninjauannya.
Selain kantor Disdamkar Garut, Pemkab Garut juga tengah fokus pada berbagai proyek pembangunan lainnya.
Di antaranya kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Gedung Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Garut, 5 kantor kecamatan, serta ratusan gedung Sekolah Dasar (SD) di seluruh Kabupaten Garut.
Bupati Rudy menjelaskan, integritas dalam pembangunan adalah prioritas utama. Ia meminta kepada para kontraktor untuk menegakkan standar kualitas yang tinggi.
Kata Bupati, detail-detail seperti ukuran besi yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan kualitas pengecoran yang unggul akan diperiksa dengan seksama.
"Saya minta sekali lagi minta kepada para pemborong untuk beramanah, karena ini adalah pembangunan untuk Pemda Garut, dan modus-modus menurunkan harga dengan jumping hati-hati, kita juga akan melakukan pemeriksaan, karena kita tidak akan mengambil satu resiko, ada hal yang seperti itu kita pasti minta bantuan APH kalau ada kerugian negara," tegasnya.
Rudy Gunawan menegaskan, setiap proyek yang dilakukan dengan dedikasi dan sesuai spesifikasi akan mendapat apresiasi.
Sementara itu, tindakan yang merendahkan kualitas secara sengaja akan dievaluasi tegas, karena hal tersebut mengindikasikan kurangnya komitmen.
Bupati mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi setiap tahap pembangunan yang dikerjakan oleh Pemkab Garut.
"Kita terus melakukan pengontrolan melalui Inspektorat dengan probity audit, dan juga kami minta masyarakat untuk mengawasi," pungkasnya. (*)