Tekan Angka Kemiskinan, FPPG Minta Disnaker Garut Antisipasi Pengangguran

Suara Garut

Kamis, 31 Agustus 2023 | 19:20 WIB
Tekan Angka Kemiskinan, FPPG Minta Disnaker Garut Antisipasi Pengangguran
Suasana audensi FPPG dengan Kadisnaker Garut beserta jajarannya di kantor Disnaker Garut, Kamis 31 Agustus 2023/ foto: garut.suara.com/Encep)

SUARA GARUT - Mencuatnya data kemiskinan ekstrim di Kabupaten Garut belakangan ini diungkap Bupati Garut Rudy Gunawan, sehingga membuat masyarakat khawatir.

Menanggapi isu data kemiskinan tersebut, Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) yang dipimpin Asep Nurjaman tergerak untuk mempertanyakan peran serta pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Garut dalam penanganannya.

Sebagai ketua NGO (Non Governmental Organization) atau di tanah air familiar disebut LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Asep merasa perlu untuk mengingatkan pemerintah terkait bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait isu data kemiskinan di Kabupaten Garut yang cukup tinggi, Ia menilai hal tersebut salahsatu pemicunya adalah penganggaran.

"Tentunya pengangguran ini menjadi salahsatu sebab angka kemiskinan itu meningkat. Untuk itu, kami mengingatkan pemerintah Kabupaten Garut, dalam hal ini Disnaker harus pro aktif dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat," ungkap Asep Nurjaman, usai menggelar audensi di kantor Disnaker Garut, Kamis 31 Agustus 2023.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Garut, Hj Erna Sugiarti, untuk penanganan soal pengangguran di Kabupaten Garut pihaknya mengaku telah melakukan berbagai upaya, salahsatunya dengan menghadirkan aplikasi Gentra Karya.

"Ya, memang adanya kemiskinan itu salahsatu sebabnya penngguran di usia produktif. Namun kita (Disnaker) Garut, terus berupaya melakukan penekanan angka pengangguran itu dengan berbagai inovasi, di antaranya dengan menghadirkan aplikasi Gentra Karya (Gerakan Tenaga Kerja Berkarya)," tutur Hj. Erna Sugiarti.

"Dengan Gentar Karya ini nantinya para pencari kerja dapat mengetahui berbagai cara mencari kerja, pelatihan kerja berbasis kompetensi dan yang lainnya secara online," katanya. 

Diharapkannya, dengan program Gentar Karya ini bisa menjadi solusi di saktor ketenagakerjaan. Meski demikian, keberadaan program Gentra Karya ini masih perlu dilakukan berbagai kajian dan masukan dari berbagai pihak agar benar-benar kemanfaatannya dapat dirasakan.

"Harapannya, dengan program Gentra Karya ini bisa memberikan solusi bagi sektor ketenagakerjaan. Adapun bila masih ada kekurangan tentunya masukan dan saran dari berbagai pihak harus ditampung sehingga program Gentar Karya ini benar-benar bermanfaat," katanya.

Menurut catatan, per tahun 2023, data pengangguran usia produktif di Kabupaten Garut mencapai 108 ribu orang. Data tersebut merupakan data dari BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Garut.

"Kalau untuk data itu (pengangguran) kita terpusat di BPS. Jumlahnya per tahun ini (2023) ada sekitar 108 ribu pengangguran usia produktif di Kabupaten Garut," pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Jalan di Garut Masih Anonim, Bakal Pakai Nama Pahlawan

Banyak Jalan di Garut Masih Anonim, Bakal Pakai Nama Pahlawan

Garut | Rabu, 30 Agustus 2023 | 19:00 WIB

Tampil Apik Bersama Persib, Harga Pasar Kiper Asal Bungbulang Garut Terus Melambung

Tampil Apik Bersama Persib, Harga Pasar Kiper Asal Bungbulang Garut Terus Melambung

Garut | Rabu, 30 Agustus 2023 | 18:00 WIB

AMIK Garut Gelar Wisuda ke- XXIII, Luluskan Puluhan Sarjana Ahli Madya

AMIK Garut Gelar Wisuda ke- XXIII, Luluskan Puluhan Sarjana Ahli Madya

Garut | Rabu, 30 Agustus 2023 | 11:15 WIB

Terkini

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 01:00 WIB

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:20 WIB

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:11 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:51 WIB

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Banten | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:15 WIB

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Sumsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:11 WIB

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Kalbar | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:53 WIB